oleh

Lima Warga Tiongkok Diduga Terlibat Jaringan Penipuan Internasional

InilahOnline.com (Semarang-Jateng) – Penangkapan lima warga negara asing berasal dari Tiongkok yang berhasil ditangkap dirumah Jalan Kawi Raya No.48 Kecamatan Candisari Semarang, akan terus dikembangkan apakah ada keterlibatan dengan jaringan sindikat penipuan Internasional atau tidak, hingga kini masih terus dilakukan penyelidikan.

”Kasus lima warga negara asing (WNA) tidak mempunyai paspor itu, masih menjadi misteri atau pertanyaan besar bagi POlrestabes Semarang,”Kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji di Semarang,kemarin.

Dijelaskan, kelima warga asing itu bernama Zhun Zhan Tao, Zhan Zhin Hao, Cheng We, Cheng Kang, danCheng Guan. Namun dari kelima ini diduga masih ada tiga orang yang kini masih terus diburu.”Jadi dalam kasus ini belum final, masih terus dikembangkan,”ujarnya.

Meski demikian, Polrestabes meyakini pasti salah satu dari mereka diduga terlibat sebagai penyokong dana. Namun dari ketiga warga ini bisa diungkap dengan jelas setelah dilakukan croscek dari berbagai sumber, salah satunya dari warga negara dari Tiongkok yang juga berhasil ditangkap di Bandung Jawa Barat.

”Dari hasil penangkapan warga negara asing yang tidak mempunyai paspor dengan jelas ini, diduga akan melakukan perbuatan kriminal di negara Indonesia dengan sasaran warga keturunan China lainnya,”paparnya.

Lima warga Tiongkok ini, kata Abioso, sudah diserahkan kepada pihak Keimigrasian untuk dilakukan penanganan secara intensif, apakah kedatangan ke Indonesia ini atas perintah orang lain.

”Kami masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari pihak imigrasi, kami masih tunggu hasilnya,”ungkapnya.

Sebagaimana diketahui lima warga asing dari Tiongkok yang tidak mempunyai paspor dengan lengkap, berhasil ditangkap dalam sebuah rumah mewah di Jl Kawi Raya No.48 Semarang, Dari lima orang yang ditangkap ada dua orang lainnya berhasil melarikan diri dengan jalan kabur melompat pagar rumah.

Dari pemeriksaan bersama petugas kepolisian didalam rumah berhasil ditemukan puluhan pesawat telpon serta berkas-berkas nomor telepon.(suparman)

Komentar