oleh

MPW Pemuda Pancasila DKI Gelar Diskusi “Peran Ormas Dalam Politik”

Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) DKI Jakarta menggelar diskusi dengan tema “Peran Ormas Dalam Politik”, di Rumah MPW PP DKI, Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (24/4).

Sekretaris MPW PP DKI Jakarta, Embay Supriyantoro mengatakan, kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dari anggota dan kader PP. Terutama dalam perpolitikan yang saat ini masih hangat karena dalam rangkaian Pemilu 2019.

“Kita datangkan pemateri yang berkompeten yakni DR. Ian Douglas Wilson, yang merupakan dosen, peneliti dari Murdoch University, sekaligus penulis buku,” ujarnya.

Buku yang ditulis Ian Douglas Wilson yang cukup menggelitik berjudul “Politik Jatah Preman: Ormas dan Kuasa Jalanan di Indonesia Pasca Orde Baru”. Buku ini merupakan hasil riset Ian antara tahun 2006-2014. Ian memadukan narasi sejarah, sosiologi, dan etnografi. Dia mengurai sepak terjang berbagai geng preman, vigilante, ormas, serta komunitas-komunitas berbasis kesukuan yang ada di Jakarta dan preferensi politik mereka.

Bagi Ian, hubungan antara kelompok preman dengan sejumlah partai politik, bahkan kepolisian, sudah menciptakan jejaring pengamanannya sendiri.

Dalam buku tersebut dituliskan ada dua tipe kelompok preman. Pertama, berdasarkan identitas atau kesukuan. Kedua, berdasarkan ide atau gagasan. Mereka lalu memainkan peranan penting dalam memfasilitasi persoalan ekonomi warga, serta ekses politik kaum miskin yang tak terjamah institusional politik formal.

Bahkan kelompok-kelompok preman tersebut akhirnya menjadi wadah frustasi warga dengan memberikan jaminan hidup yang lebih baik, pengamanan anggota keluarga dari ancaman kelompok lainnya, dan memfasilitasi ekspresi diri anggota di berbagai aksi.

Komentar