oleh

Musyawarah Nasional ILUNI FIB UI Selesai, Sah! Hilmar Farid Ketua Umum Periode 2019-2022

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Musyawarah Nasional ILUNI FIB UI telah selesai dilaksanakan. Ratu Febriana Erawaty (Perancis 1996) sebagai ketua Umum 2015-2019 telah menyampaikan laporan pertanggung jawabannya.

Disaksikan Ketua Umum ILUNI UI periode 2019-2022 yang baru Terpilih Reza Rahardian, Peserta Munas menerimanya. Musyawarah Nasional juga sukses memilih dan mengukuhkan saudara Hilmar Farid (Sejarah 1987) sebagai Ketua Umum ILUNI FIB periode 2019-2022. Terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya. Mari terus menguatkan kekerabatan, bersama kita bangun kebudayaan.

Saudara Hilmar Farid, alumni Program Studi Sejarah angkatan 1987 sebagai calon tunggal Ketua Umum ILUNI FIB UI periode 2019 – 2022.
Hilmar Farid adalah seorang sejarawan, aktivis, dan pengajar Indonesia. Ia lahir di kota Bonn, Jerman Barat, pada tanggal 8 Maret 1968. Hilmar merupakan anak dari Agus Setiadi, seorang penerjemah buku cerita anak.

Pada 1993, ia menyelesaikan studinya di Jurusan Sejarah Fakultas Sastra Universitas Indonesia dengan judul skripsi “Politik, Bacaan dan Bahasa Pada Masa Pergerakan: Sebuah Studi Awal”.

Dua tahun setelah lulus, pria penyuka musik ini kemudian mengajar di Institut Kesenian Jakarta selama 4 tahun.

Pada tanggal 31 Desember 2015, ia dilantik menjadi Direktur Jenderal Kebudayaan yang baru, menggantikan Kacung Marijan yang telah menjabat selama 4,5 tahun. Hilmar merupakan orang pertama yang menduduki kursi direktur jenderal yang berasal dari tataran non-pegawai kementerian.

Hilmar Farid adalah seorang sejarawan dan aktivis budaya. Pada 1990-an, dia aktif dalam gerakan pro-demokrasi. Dia adalah salah satu pendiri Jaringan Kerja Budaya, sebuah kolektif seniman dan pekerja budaya pada awal 1990-an, dan ikut mendirikan Institut Sejarah Sosial Indonesia pada 2000.

(M. Ichsan)

Komentar