oleh

Para Orang Tua Siswa SMAN 1 Krui Mengeluh Dengan Adanya Pungutan untuk Gaji Guru Honorer

INILAHONLINE.COM, PESISIR BARAT

Sejumlah orang tua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Krui, Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung mengeluh. Pasalnya mereka dibebani pungutan yahng akan digunakan untuk gaji guru honorer.

“Setiap orang tua siswa dibebani Rp 400 ribu dari bulan Oktober sampai Desember untuk tahun ajaran 2019/2020, sedangkan untuk wali murid siswa wali murid kelas 1 dan 2 dibebani bulan Januari sampai bulan Juni,” ujar salah satu orang tua siswa yang enggan disebut namanya.

Menurut mereka, pungutan tersebut digunakan untuk gaji guru yang masih honorer, karena di sekolah tersebut masih banyak tenaga guru yang belum PNS, sehingga dari pungutan itulah, pihak sekolah memungut biaya dari para wali murid.

 

“Seharusnya pihak sekolah meminta bantuan atau mengajukan anggaran ke Pemerintah Daerah Provinsi setempat untuk memberikan anggaran guna menggaji para guru honorer yang mengajar di SMAN 1 Krui ini,” katanya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN Krui 1 Pesisir Barat, Putrawan Jayaningrat, SPd, Msi ketika dikonfirmasi terkait pungutan tersebut, membenarkan adanya pungutan tersebut yang digunakan untuk membayar gaji para tenaga guru honorer yang mengajar di sekolah dan biaya operasional sekolah yang dipimpinnya.

“Iya benar, kami meminta bantuan kepada para orang tua siwsa untuk memberikan honor kepada para guru yang ada disini. Sedangkan bantuan dari Propinsi ada, tapi keluarnya empat bulan sekali,” kata Jayaningrat.

(CJ/Lisman)

Komentar