oleh

Pelanggaran KEPP Anggota Polda Jawa Barat Masih Tinggi

INILAHONLINE.COM, BANDUNG – Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri (KEPP) yang dilakukan anggota Polda Jawa Barat periode 2020-2022 masih tinggi. Hal itu disamapikan Kepala Divisi (Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Ferdy Sambo saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Polda Jawa Barat pada Jumat, (8/4/2022).

Menurutnya, melihat adanya temuan bahwa pelanggaran anggota Polda Jawa Barat masih tinggi periode 2020-2022, antara lain penyalahgunaan narkoba, melakukan tindak pidana, tidak profesional, disersi dan pelanggaran lainnya.

“Saya memerintahkan, agar pelanggaran anggota di jajaran Polda Jawa Barat dihilangkan. Tahun 2022, dengan hadirnya Divisi Propam Polri di Polda Jabar untuk tidak ada pelanggaran (zero pelanggaran),” kata Sambo melalui keterangannya pada Sabtu, 9 April 2022.

Lebih lanjut Sambo mengingatkan kepada seluruh jajaran Polda Jawa Barat, untuk melakukan perubahan kedisiplinan mulai dari hal yang kecil. Caranya, Kapolres jajaran harus turun langsung melihat komplain dan menyelesaikannya secara cepat.

“Temuan langsung di jajaran Polres, jika rekan-rekan Kapolres tidak bisa melakukan hal kecil, maka rekan tidak akan bisa melakukan hal besar,” jelasnya.

Mantan perwira tinggi bintang dua yang pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Bogor beberapa tahun lalu itu menegaskan, apabila ada anggota yang melakukan pungutan liar (pungli) atau pelanggaran, maka bukan hanya anggota saja yang dilakukan proses. “Akan tetapi, dua tingkat diatas anggota yang melanggar atau atasan akan diminta pertanggungjawaban,” tandasnya.

Masih kata Ferdy Sambo, pihaknya menegaskan kembali bahwa, apabila ada anggota yang melakukan pungutan liar (pungli) atau pelanggaran lainnya, maka bukan hanya anggota saja yang dilakukan diproses., melainkan juga Kapolresnya. “Hal itu sesuai Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat (Waskat) yang sudah diteken Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.,” pungkasnya. (Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar