oleh

Pelapor Abu Janda, Ketua Umum KNPI Gagal Dikudeta

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Sampai saat ini Ketua Umum KNPI tetap Haris Pertama, itu karena upaya jahat pencopotan Ketua umum melalui rapat pleno abal-abal tersebut tidak memenuhi kuorum dan tidak sesuai mekanisme AD/ART KNPI. Hal ini dikatakan Dimas Hermadiyansyah Ketua Kebijakan Publik DPP KNPI.

Dimas menjelaskan forum rapat pleno bisa digunakan untuk memberhentikan Ketua Umum bila memenuhi kuorum 50%+1 dari Pengurus Pleno KNPI yang jumlahnya 800 orang dan kemudian harus disetujui 2/3 OKP dan 2/3 DPD provinsi yang berhimpun, serta harus ada usulan tertulis tentang alasan pemberhentian.

Itu artinya Rapat Pleno yg di selenggarakan oleh segelintir oknum pengurus DPP KNPI itu tidak sah karena hanya dihadiri kurang dari 40 orang serta mekanisme pengambilan keputusan dalam memberhentikan Ketua Umum dilanggar, jadi sebenarnya merekalah yang justru melakukan pelanggaran AD/ART, oleh karena itu oknum2 penyelenggara pleno abal-abal tersebut layak untuk dipecat.

KNPI dibawah kepemimpinan Bung Haris Pertama masih solid baik ditingkat DPP maupun Daerah-Daerah bahkan sampai dengan hari ini kami masih melakukan kerja-kerja organisasi seperti kemarin diselenggrakan Musda KNPI Provinsi Riau yang dibuka dan ditutup Bung Haris Pertama Selaku Ketua Umum KNPI bahkan dalam waktu dekat ini DPP KNPI sendiri akan melakukan Rapat Pleno yang sah guna melakukan konsolidasi organisasi serta melakukan penyikapan terhadap oknum-oknum yang mencoba melakukan kudeta terhadap Bung Haris Pertama selaku Ketua Umum KNPI yang sah, ungkap Dimas dalam kalimat penutupnya.(CJ/rilis DPP KNPI)

Komentar