oleh

Pemkab Bogor Akan Berlakukan Perbup Larang Penggunaan Kantong Plastik

INILAHONLINE.COM, CIBINONG

Untuk mengurangi sampah plastik dan styrofoam, Pemerintah Kabupaten Bogor akan melarang penggunaannya di toko modern dan tempat-tempat perbelanjaan, termasuk hotel, restoran, dan cafe mulai 17 Agustus 2019.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Atis Tardiana mengatakan, pemerintah daerah telah memiliki payung hukum yang diberlakukan pada sejumlah pelaku usaha.

“Tanggal 17 Agustus besok Perbup 13 tahun 2019 tentang pengurangan penggunaan plastik dan styrofoam akan mulai diberlakukan. Sasaran Perbup ini toko modern, hotel, restoran dan cafe. Untuk pasar tradisional belum diberlakukan,” ujar Atis pada saat konferensi press di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Rabu (14/8).

Ia menerangkan, para pelaku usaha di Kabupaten Bogor itu tidak lagi diperbolehkan mempergunakan alat berbahan plastik dan styrofoam.
“Toko modern itu tidak boleh lagi mengemas barang belanjaan konsumen dengan pelastik sekali pakai. Begitu juga dengan hotel, restoran dan cafe tidak boleh menyediakan sedotan plastik dan styrofoam,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bukan hanya pihak eksternal, pemeritah juga melakukan pelarangan pemakaian berbahan plastik sekali pakai.
“Perbup ini juga sasarannya OPD maupun sektoral ataupun pendidikan, didalam pelaksanaan kegiatannya agar mengurangi pemakaian plastik. Misalnya, dalam rangka rapat dan kantor tidak lagi menyediakan minuman berkemasan plastik,” terangnya.

Ia memaparkan, langkah tersebut menjadi upaya pemerintah dalam mengurangi sampah plastik yang semakin memprihatikan.
“Ini upaya-upaya Kabupaten Bogor dalam mengurangi sampah plastik dan styrofoam yang sejauh ini sudah semakin memprihatikan dalam pencemaran lingkungan,” tandasnya.

Perbup 13 Tahun 2019 tentang larangan penggunaan kantong plastik dan styrofoam, mulai tanggal 17 Agustus 2019 akan ditetapkan oleh Bupati. Ini upaya Pemkab Bogor mengurangi sampah plastik.

“Masyarakat pada saat belanja dihimbau agar membawa kantong guna ulang. Hal ini untuk merubah prilaku masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah plastik,” tegasnya.

(Zack)

Komentar