Pemkot Bogor Berikan Keringanan Penghapusan Denda Pembayaran PBB dan Pajak Daerah Lainnya

Berita, Megapolitan202 Dilihat
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Bogor, Deni Hendana

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) memberikan keringanan pajak daerah berupa penghapusan sanksi administrasi berupa denda kepada wajib pajak yang melunasi tunggakan PBB dan pajak daerah lainnya. Demikian dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor Deni Hendana, Selasa (14/12/2021)

“Keringanan pajak daerah berupa pemutihan PBB ini berlaku sejak Oktober 2021 bulan ini hingga 24 Desember 202. Untuk itu, bagi wajib pajak yang akan membayar PBB, sampai tanggal 24 Desember nanti tidak akan kena denda. Masyarakat hanya cukup bayar pokoknya saja,” katanya.

Menurut Deni, selain pihaknya memberikan fasilitas penghapusan sanksi administrasi atas tunggakan Pajak Buymi dan Bangunan (PBB), keringanan pajak juga diberikan atas pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir, pajak hiburan, pajak reklame, hingga pajak air tanah.

Kantor Bappenda Kota Bogor, Jalan Veteran Kota Bogor

“Wajib pajak yang membayar tunggakan masa pajak Agustus 2021 atau masa-masa pajak sebelumnya akan mendapatkan fasilitas penghapusan sanksi administrasi denda. Fasilitas diberikan bila tunggakan dari keenam jenis pajak tersebut dibayar oleh wajib pajak hingga akhir tahun 2021,” jelasnya.

Lebih lanjut Deni mengungkapkan, untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak, Pemkot Bogor telah menyediakan 16 cara pembayaran, bisa melalui aplikasi online, Bank Bank Jabar Banten (BJB), Bukalapak, Gopay, Ovo, Shopee, Blibli, LinkAja, hingga PT Pos Indonesia.

“Pemkot Bogor  menetapkan sejumlah kebijakan untuk meringankan masyarakat dari dampak virus Covid-19 melalui Peraturan Walikota Bogor nomor 111 tahun 2021 tentang Penghapusan Sanksi Administratif Pajak Daerah Sebagai Dampak Status Kejadian Luar Biasa Covid-19 di Kota Bogor,” terangnya.

Loket pelayanan kantor Bappenda Kota Bogor

Selain itu Deni juga mengatakan, Pemkot Bogor memberikan keringanan pajak berupa penghapusan denda PBB untuk pelaku usaha dan masyarakat. Untuk denda PBB ini biasanya di-deadline atau jatuh tempo pada akhir Agustus, namun mulai Oktober diperpanjang sampai tanggal 24 Desember 2021.

“Jadi, bagi yang akan membayar PBB. Sampai tanggal 24 Desember nanti tidak akan kena denda. Termasuk piutang yang mulai dari tahun 1992. Masyarakat hanya cukup bayar pokoknya saja,” ucap Kepala Bapenda Kota Bogor, Deni Hendana.

Masih kata Deni, kebijakan penghapusan PBB dan Pajak daerah  ini sudah berlaku sejak 1 Oktober lalu dan akan berjalan hingga 24 Desember mendatang. Selain pajak PBB, Pemkot Bogor juga memberikan kebijakan sama yakni  beberapa sektor pajak juga dikenai kebijakan yang sama. Diantaranya Pajak Hotel, Restoran, Parkir, Pajak Hiburan, Reklame dan Air Tanah. Untuk masa pajak hingga Agustus 2021, dendanya akan dihapus jika membayar pajak pada periode hingga akhir tahun ini.

“Meski masih dalam kondisi pandem, Bappenda tetap berinovasi mencari cara agar bisa tetap meraih pendapatan asli daerah, kita harapkan wajib pajak memanfaatkan ini untuk melunasi kewajibannya, karena sudah diringankan tidak kena denda,” pungkasnya. (Ian Budi Lukito)

banner 521x10

Komentar