oleh

Pengurus SMSI Perwakilan Cirebon Dilantik

INILAHONLINE COM, CIREBON

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Barat melantik Kepengurusan SMSI Perwakilan Cirebon periode 2019-2024 Senin (4/2/2019), di ruang Adipura, Balaikota Cirebon. Pada kesmepatan itu, Arif Rohidin dilantik menjadi Ketua SMSI Perwakilan Cirebon masa bhakti lima tahun kedepan.

Hadir pada acara tersebut, antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) Asep Dedi mewakili Walikota Cirebon Nashrudin Azis yang berhalangan hadir, Ketua DPRD Kota Cirebon Edi Suripno, dan Ketua SMSI Jawa Barat Hardiyansyah.
Usai pelantikan digelar workshop jurnalistik dengan menghadirkan narasumber Nurfajri Budi Nugroho dari Jakarta.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Cirebon Asep Dedi mengatakan, atas nama Pemerintah Daerah Kota Cirebon, dirinya mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus SMSI Perwakilan Cirebon Periode 2019-2024.

“Semoga pengurus SMSI Perwakilan Cirebon dapat mengemban amanat dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya berharap media siber (online-Red) yang ada di Kota Cirebon dapat menjunjung tinggi hukum dan etika jurnalistik serta profesionalisme untuk bersama membangun Kota Cirebon yang lebih baik dan sejahtera. Media siber hendaknya merangkul dan mengajak untuk mendukung program pemerintah daerah demi kemajuan bersama.

Selain itu, Sekdakot Cirebon menambahkan, bahwa keberhasilan pembangunan daerah ditopang peran serta media dalam memberikan informasi yang tepat dan benar

“Saya berharap dan yakin pengurus SMSI Perwakilan Cirebon mampu membawa organisasi lebih mapan dan memahami substansi kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno mengatakan, di era demokrasi, pers atau media menjadi salah satu pilar kekuatan utama bersama eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

“Media berperan penting sebagai kontrol sosial dan pengawal pembangunan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua SMSI Jawa Barat Hardiyansyah juga menyampaikan, saat ini arus informasi bergerak begitu cepat. Namun sayangnya, tidak semua media dapat menjadi referensi dan bisa dipercaya sebagai penyebar informasi, karena masih banyak hoaks (berita bohong) yang lolos dari meja redaksi.

Berdasarkan cacatan Dewan Pers, bahwa saat ini tercatat ads 47 ribu media massa online yang berbasis internet di Indonesia. Sebagian besar media tersebut tidak dikelola secara profesional, tidak menghormati hukum jurnalistik serta kelengkapan legalitasnya sebagai perusahaan penerbitan Pers.

Berangkat dari kondisi tersebut, lahirlah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang kehadirannya untuk menjawab tantangan media daring saat ini. Selain itu, SMSI berperan penting memberikan informasi positif kepada publik.

“Kehadiran SMSI sebagai organisasi para pemilik atau pengelola perusahaan media online menciptakan media siber yang profesional dan berintegritas,” tandasnya.

Lebih lanjut Hardiyansyah menungkapkan, SMSI sudah terbentuk di 28 provinsi di Indonesia. Jumlah anggotanya sekitar 1.200 perusahaan media siber. Di Jawa Barat, tercatat 67 perusahaan media siber bergabung di SMSI.

“Sebagian besar perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI Jabar sudah memiliki legalitas dan sudah terverifikasi administrasi dan faktual oleh Dewan Pers,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua SMSI Perwakilan Cirebon, Arif Rohidin, di era digital saat ini, banyak media siber bermunculan, termasuk di wilayah Cirebon. Tercatat tidak kurang dari 47 ribu media siber di Indonesia.

“SMSI berdiri untuk mewadahi perusahaan media siber agar bertindak profesional sesuai aturan Dewan Pers,” terangnya.

Dikatakan Arif, saat ini, sebanyak 18 perusahaan media siber bergabung bersama SMSI Perwakilan Cirebon. Pihaknya terbuka bagi perusahaan media siber lain yang ingin bergabung, dengan catatan telah memenuhi legalitasnya.

Arif juga menambahkan, untuk ke depan SMSI Cirebon akan melakukan verifikasi perusahaan media siber yang tergabung dalam SMSI Perwakilan Cirebon.

“Kami juga akan bersinergi dengan berbagai lembaga pemerintah, swasta maupun perusahaan pers lain untuk kepentingsn organisasi SMSI.

(Piya Hadi)

Komentar