Penutupan APEKSI, Mbak Ita Duet Bareng Diatas Panggung Bersama Pasha Ungu

Berita, Jawa Tengah569 Dilihat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Dalam acara penutupan pelaksanaan Apeksi yang dilaksanakan di Kota Semarang ini, ternyata membawa berkah tersendiri bagi Kota dengan julukan Kota Lumpia. Namun ada hal menarik pada saat penutupan acara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apkesi) XIV di Panggung Budaya, Simpang Lima Semarang, Sabtu (06/07/2019).

Sorak penonton riuh saat Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu mengajak Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berduet menyanyikan lagu “Andai Ku Tahu”.

Dalam kesempatan itu, Mbak Ita terlihat asyik bernyanyi bersama dengan rekan vokalis duetnya, dan sekali sekali dirinya ikut serta mengajak penoton untuk bernyanyi bersama.

“Saya lumayan deg-degan tadi waktu nyanyi. Untung lumayan hapal lagunya,” ujarnya sambil tertawa.

Dirinya juga mengatakan, jika biasanya untuk mendengarkan Pasha “Ungu” bernyanyi pasti butuh biaya yang mahal, tapi tidak dalam kesempatan ini.

“Biasanya kalo mau nanggap Pak Pasha dan temen temennya manggung itu butuh biaya mahal. Tapi mumpung ini momennya pas, sudah jadi wakil walikota juga, jadi kita minta nyanyi sekalian. Mumpung gratis,” guraunya.

Sementara itu, Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo, mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya pada pemerintah dan masyarakat Kota Semarang, yang telah memberikan bantuan dan dukungan baik berupa moril dan meteril untuk pemulihan Kota Palu pasca bencana gempa bumi, dan Tsunami pada beberapa waktu lalu.

“Saya mengucapkan terimakasih sebanyak banyaknya pada pemerintah dan masyarakat Kota Semarang, karena turut hadir dalam pemulihan Kota Palu. Saya nyanyi 10 lagu disini pun tidak akan bisa membalas apa yang sudah masyatakat dan Pemkot Semarang berikan”, tuturnya.

Pasha juga berharap masyarakat Kota Semarang, selalu dilindungi Tuhan dan dijauhkan dari bencana dan marabahaya. “Semoga Kota Semarang selalu di lindungi Tuhan. Biar kami saja yang pernah mengalami musibah seperti kemarin, Semarang dan daerah lainnya jangan,” pungkasnya.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar