INILAHONLINE.COM, JAKARTA
Ditengah maraknya kasus korupsi dlingkungan kantor kementrian, lembaga dan pemerintah daerah (Pemda) yang melibatkan sejumlah kepala daerah serta aparat sipil negara (ASN), justru Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menerima Penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Ajang penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla itu merupakan apresiasi dan penghargaan tertinggi dari pemerintah kepada lembaga, kementrian, Pemda yang telah berhasil mewujudkan zona integritas bebas korupsi, salah satunya penerima penghargaan WBK tersebut adalah Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta. Selasa (10/12) di Jakarta.
Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok merupakan penerima dari 205 unit kerja kantor pemerintah serta merupakan satu-satunya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan yang memperoleh penghargaan hasil pembangunan zona integritas dimana usulan sebanyak 910 unit kerja dari 58 K/L dan Kabupaten kota.
Pada kesempatan tersebut, Wapres Jusuf Kalla menyebutkan bahwa zona integritas perlu diterapkan guna meningkatkan profesionalisme aparatur birokrasi dan meminimalisir potensi korupsi dalam memberikan pelayanan publik. “ Dengan adanya reformasi birokrasi dengan menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel dan terpercaya, maka diharapkan akan tercipta zona integritas WBK,” ujarnya

Penyerahan penghargaan WBK dan WBBM tersebut diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia. Hal itu dilakukan untuk memberikan apresiasi kepada kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) yang melakukan percepatan reformasi birokrasi.
Menurut Menpan dan RB, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Syafruddin, M.Si, kegiatan penghargaan WBK dan WBBM ini dilaksanakan bertepatan dengan hari Anti Korupsi. Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Kementerian PANRB terhadap unit kerja yang berkomitmen melakukan percepatan implementasi reformasi birokrasi.
“Pada tahun 2018 ini, dari 205 unit kerja yang berhasil melakukan pembangunan zona integritas, lima unit kerja diantaranya mendapatkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Sementara 200 unit kerja lainnya mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” ungkap Syafrudin.
Hasil tersebut diperoleh dari 910 unit kerja yang diusulkan untuk bisa mendapatkan predikat WBK/WBBM pada tahun ini. Hal tersebut meningkat hampir dua kali dari tahun lalu, di mana unit kerja yang mengusulkan hanya 485 unit kerja, yang 71 diantaranya mendapatkan predikat WBK, dan enam unit kerja berpredikat WBBM.
“Pembangunan Zona Integritas yang merupakan miniatur dari implementasi Reformasi Birokrasi, ditujukan agar capaian Reformasi Birokrasi guna mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien, bersih dan akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang baik mampu diwujudkan,” ungkap Syafrudin.
Lebih lanjut Menpan RB mengatakan, percepatan pembangunan Zona Integritas juga dilakukan terhadap unit kerja yang sudah mendapatkan predikat WBK/WBBM untuk dijadikan role model nasional. Dengan semakin banyaknya unit kerja berpredikat WBK/WBBM, diharapkan mampu menumbuhkembangkan budaya kerja birokrasi yang bermuara pada terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok sebagai salah satu penerima penghargaan WBK dan WBBM, Capt. Hermanta menuturkan, bahwa keberhasilan ini merupakan wujud dari apresiasi terhadap prestasi yang dibangun seluruh jajaran Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok.
“Semua ini juga karena bimbingan luar biasa dari Bapak Menteri Perhubungan, Bapak Dirjen Perhubungan Laut, Bapak Sekjen Kementerian Perhubungan, Bapak Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan dan para pejabat lainnya di Kementerian Perhubungan,” ujarnya.
Selain itu, Capt. Hermanta juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok atas prestasi membanggakan ini. Sebelumnya, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok juga telah menggelar wilayah zona integritas menuju wilayah bebas korupsi.
“Selanjutnya secara berkesinambungan kami mengkampanyekan sekaligus mengimplementasikan pelayanan dengan penguatan pada aspek integritas terhadap good and clean government,” pungkasnya
Sekedar untuk diketahui, bahwa Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok sebelumnya sudah lima kali mendapat penghargaan dari instansi lain termasuk penghargaan Pelabuhan Sehat dari Kementerian Kesehatan. Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok juga membuat sejarah baru yakni dengan meraih ISO 9001:2015/.
(Iwan Stone)






























































Komentar