Perumda Tirta Pakuan Gelar FGD Guna Persiapan Kinerja Tahun 2022

Berita, Megapolitan630 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Semua badan usaha daerah termasuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor menjelang tahun 2022 telah mempersiapkan diri agar bisa terus tertap survive dan memberikan pelayanan terbaiknya untuk pelanggan kepada pelanggannya

Untuk mempersiapkan hal tersebut, maka salah satu yang dilakukan Perumda Tirta Pakuan adalah menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menganalisa beban kerja masing-masing departemen. Adapun  FGD tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama Rino Indira Gusniawan bersama  Direktur Umum Rivelino Rizky, Direktur Teknik Ardani Yusuf, para manager dan asisten manager terkait

Menurut Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan, dirinya memerintahkan para manager dan asisten manager untuk mendelagasikan tugas-tugas secara merata agar semua lini bersinergi, dan memastikan sumber daya manusia di Perumda Tirta Pakuan bekerja secara maksimal dengan beradaptasi terhadap perkembangan  teknologi. 

“Ini penting, sebab kedepan  peran teknologi dapat memaksimalkan produktivitas kerja secara merata setiap lini, sekaligus mengurangi biaya kerja,” ujarnya

Lebih lanjut Rino mengatakan, tahun ini jajaran direksi meletakkan fondasi kekuatan perusahaan dengan mengelola management secara baik, melihat kemerataan beban kerja, serta menyatukan pandangan dari para pejabat hingga staff.

“Kedepan, saya ingin penanganan kebocoran agar cepat terdeteksi, perbaikan bisa cepat. Jadi tantangan kita ini, salah satunya untuk tetap menjaga kualitas pelayanan,” tegasnya.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan ketika memberikan materi dan arahan didepan pserta Focus Group DIscussion (FGC)

Selain itu, mengenai kebutuhan untuk meningkatkan produksi, ada kebutuhan untuk meminimalisir kebocoran air, ada kebutuhan untuk merapihkan data-data pencatatan penggunaan dari pelanggan dan lainnya. Karena itu, di zaman serba canggih ini SDM Perumda Tirta Pakuan  harus mampu mengimbanginya.

“Tak lama lagi Tirta Pakuan bakal memiliki Command Center dengan 9 layar sehingga pengawasan akan terpusat di satu titik, tidak seperti saat ini dimana tersebar di beberapa lokasi terpisah,” ungkapnya.

Rino menjelaskan, Command Center ini memiliki fasiltas sembilan layar utama, dengan enam layar disampingnya, sehingga kita bisa memonitor langsung terkait produksi, hingga transmisi dan distribusi. Maka dengan adanya Command Center ini permasalahan terkait air bisa langsung dipantau sehingga ketika terjadi permasalahn bisa langsung diambil tindakan penanganan.

“Dan terakhir saya berpesan, agar di tahun depan 2022, peningkatan kinerja karyawan Tirta Pakuan harus lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Banyak perubahan terutama yang menggunakan teknologi, sehingga kita harus siap dan mengimbanginya agar pelayanan untuk pelanggan kita akan lebih terasa dan maksimal,” imbau Rino

Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf berharap Comand Center ini bisa segera rampung di akhir tahun. Ia ingin disaat satu tahun jajaran direksi menjabat, ada inovasi dan prestasi yang bisa disampaikan ke publik.

“Misalnya dari Command Center ini, bisa jadi dasar langkah program kita, atau solusi saat ada masalah di wilayah, yang kita bisa pantau dan monitor dari sini, mulai dari produksi, transmisi sampai distribusi, lancar atau tidak, kemudian mana saja yang ada masalah, bisa kita pantau langsung dari sini,” paparnya.

Dijelaskan Ardani, Command Center ini nantinya akan beroperasi selama 24 jam dengan operator sebanyak empat orang dalam satu shift. “Karyawan eksisting yang akan diberdayakan. Kita berharap ini menunjang program-prohgram kita di tahun depan, penyempuranaan jaringan hingga pembuatan DMA, semua masuk Command Center ini, termasuk kebocoran-kebocoran, kita bisa pantau dari sini,” pungkasnya. (PH)

banner 521x10

Komentar