oleh

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Siaga 24 Jam Dimasa Cuti dan Liburan Idul Fitri 1443 H

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawa (kiri) bersama Diektur Umum, Rivelino Rizky (kanan)

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor siaga 24 jam dimasa cuti dan liburan Idul Fitri 1443 H. Pasalnya, selama masa libur tersebut jajaran direksi dan manager akan secara bergantian memimpin karyawan yang piket untuk memastikan pelayanan lancar. Hal itu dikatakan Direktur Umum (Dirum) Perumda PDAM Tirta Pakuan Rivelino Rizky

“Selain itu, tim penanganan kebocoran juga dipastikan bersiaga selama 24 jam yakni, siap menjaga pelayanan aliran air 24 jam dimasa cuti dan libur Idul Fitri 1443 Hijriah,,” ujar Rivelino, Senin (25/4/2022)

Rivelino mengeskan, bahwa Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Bogor, sehingga pelayanan tetap nomor satu. Karena tidak mungkin pihaknya membiarkan semua karyawan libur atau cuti.

“Jika tidak mengutamakan pelayanan, maka pelayanan bisa terbengkalai nanti kalau kantor tutup. Untuk itu, nanti tetap ada karyawan yang piket secara bergantian. Apabila ingin melakukan cuti ya bergantian., maka harus bergantian,” tandasnya.

Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rivelino Rizky

Menurut Rivelino, seperti itulah kebijakan yang diberlakukan dan harus dilaksanakan oleh direksi, manajer dan para karyawan. Perumda Tirta Pakuan memperbolehkan untuk cuti, tapi lihat tingkat kepentingannya dahulu mana yang bisa cuti duluan, mana yang bisa sedikit ditunda.

“Kami juga telah berdiskusi dengan Direktur Teknik (Dirtek) Ardani Yusuf dimana kalau ada manager yang ingin melakukan cuti, bidang-bidang dibawah ada sebanyak empat. Jadi maksimalnya dari empat, hanya dua yang boleh cuti. Ya, cuma dua yang bisa cuti, dua lagi standby,” jelasnya.

Adeapun untuk di bagian umum dibawah, menurut Rivelino juga sama seperti itu. Ada empat, dua masuk dua lagi standby. Nanti pasti ada jadwal piket lebaran, dibagian pelayanan seperti di bagian produksi, transmisi, distribusi, kebocoran, otomatis itu ada yang 24 jam secara bergantian dan terbagi ke dalam beberapa shift.

“Untuk layanan pembayaran rekening tagihan meskipun tutup sepekan, pelanggan masih dapat membayar melalui mesin ATM pada bank yang telah bekerja sama dengan Tirta Pakuan,” kata Rivelino.

DIREKSI PERUMDA TIRTA PAKUAN : Direktur Teknik Ardani Yusuf (kiri), DIrektur Utama Rino Indira Gusniawan (tengah), Direktur Umum Rivelino Rizky (kanan)

Menurutnya, selain petugas piket siaga, akan diadakan juga perwakilan dari manager, asisten manager (Asmen), bahkan dari direksi yang notabene ada di Bogor. Dirinya dan Dirut tetap standbay di Kota Bogor

“Cuma pak Dirtek aja yang hari pertama dan kedua mungkin ke Bandung, karena sudah lama tidak mudik. Jadi, nanti kami bergantian. Pastinya kami tetap ada di tengah-tengah karyawan dan masyarakat selama libur lebaran,” ungkapnya.

Rivelino juga mengatakan, apabila nanti ada kebocoran, tim penanganan kebocoran akan segera meluncur ke titik bocor. “Tetap pelayanan akan kami jaga 24 jam pengaliran dan tim juga siaga. Untuk cuti tambahan kami juga perbolehkan, tetapi harus dilihat jumlah personil dibidangnya apakah masih memungkinkan atau tidak,” pungkasnya. (PH)

banner 521x10

Komentar