oleh

Pilkades Banyuputih Jepara, Menyeruak Isyu Calon Tunggal

INILAHONLINE.COM, JEPARA

Isyu hanya ada calon tunggal di Pemilihan Petinggi (Pilpet), atau Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Banyuputih, Kec.Kalinyamatan, Kab Jepara, Jawa Tengah ; Diam-diam menyeruak setelah pendaftaran Pilpet itu dibuka 16 Juli 2019. Saya berhitung cermat atas munculnya isyu itu, kata Joko Prakoso (42), peserta pertama yang mendaftar di Pilpet itu.

Joko Prakoso ambil langkah preventip menyikapi munculnya isyu itu, agar isyu tak jadi kenyataan. Jika di Pilpet hanya ada calon tunggal, Panitya Pilpet mengundur waktu pendaftaran. Sehingga memungkinkan calon lain mendaftarkan diri. Pengunduran waktu Pilpet, berdampak pada warga. Warga akan galau karena Pilpet dinilai tak lancar.

Tapi isyu tersebut tampaknya tidak benar. Sebab ada khabar, calon lain yaitu Murtadho, salah satu ketua badan di Desa Banyuputih, telah menyiapkan berkas untuk mendaftarkan diri. “Meski demikian kita tidak akan lengah. Upaya apapun untuk menghambat Pilpet di desa ini harus diatasi,” kata Joko Prakoso pada inilahonline.com, Jumat, (19/7/2019).

Joko Prakoso mengaku, dirinya berhasrat jadi Petinggi lagi di Desa Banyuputih. Setelah delapan tahun lalu pernah menjabat Petinggi satu periode. Sehari setelah mendaftarkan diri di Panitya Pilpet, Joko Praskoso langsung turun kebawah. Disambangi Sekolah SDN-2 Pendosawalan, ditemui guru-guru yang pernah mendidiknya.

Dikesempatan itu para guru mengemukakan hambatan sekolah untuk mengembangkan diri. Diantaranya, gedung sempit dan sebagian aus. Perlu bangunan tambahan dan rehabilitasi, namun tak ada dana. Joko Prakoso berkata, setelah jadi Petinggi segera mewujudkan keinginan para guru itu dengan dana yang dicarikan secara benar/halal dari pihak tertentu.

(Heru Christiyono Amari)

Komentar