oleh

Polres Bogor Bekuk Kelompok Pelaku Modus Ganjal ATM dan Call Center Palsu Antar Provinsi

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Empat tersangka pembobol ATM Bank antar provinsi dengan modus ganjal ATM dan Call Center Palsu dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polres Bogor. Keempat tersangka yaitu DT (22) bertugas menempel call center palsu, AJ (24) meyakinkan korban untuk mengubungi call center, S (32) mengambil kartu ATM korban yang terganjal dan NI (26) berperan mengawasi seputar ATM yang jadi sasaran mereka. Semua tersangka berasal dari Blambangan Buay Runjung, OKU Selatan.

Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky dalam keterangannya pengungkapan tindakan kejahatan perbankan ini bermula dari laporan masyarakat kepada polisi telah terjadi pencurian kartu ATM. Sebelumnya Unit Resmob SatReskim Polres Bogor melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan saksi dan CCTV yang berada disekitar lokasi.

Modus operandinya yaitu ketika korban memasukan kartu ATM sebelumnya telah diganjal dislot ATM oleh para gerombolan. Setelah itu para tersangka datang menghampiri menyarankan agar menghubungi call center palsu yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Setelah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi, Senin (26/03/2018) sekitar pukul 14.00 WIB, tepat di sebuah rumah kontrakan yang terletak di Desa Wanaherang Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, pelaku berjumlah empat orang tersebut akhirnya berhasil ditangkap dan kemudian dilakukan penggeledahan.

“Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti hingga pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian kartu ATM di beberapa lokasi seperti di wilayah Bogor, Bogor Kota, Depok, Tangerang, Bangka Belitung, dan Lampung,” kata AKBP Andi Moch Dicky.

“Pelaku biasa melakukan aksi di hari libur sabtu dan minggu dengan menggunakan penggaris, gergaji besi dan beberapa alat lainnya untuk mengganjal di slot kartu ATM, ketika korban memasukkan kartu dan kemudian terganjal maka saat itu beberapa pelaku lainnya datang menyarankan untuk menghubungi Call Center palsu yang nomornya sudah ditempel di mesin ATM tersebut,” tambah Kapolres Bogor.

Sementara, barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 20 Kartu ATM. (7 kartu ATM BRI, 5 kartu ATM BNI, 2 kartu ATM Mandiri, 1 kartu ATM CINB Syariah, 1 kartu ATM Bank Permata, 1 kartu ATM Bank Muamalat dan 1 kartu ATM BCA).

Foto : Dokumen Polres Bogor

Selain peralatan untuk beraksi, seperti ganjal ATM yakni berupa obeng, lem, cuter serta double tipe juga korek api. Ditambah 3 Stiker call center bank BRI, 5 Stiker call center bank BJB, 6 Stiker call center bank BTN, 5 Stiker call center keluhan pelayanan, 37 Stiker call center bank Mandiri, 41 sticker tips keamanan BRI, 53 Stiker call center bank BNI, 60 Stiker call center ATM Bersama, 5 Handphone, 1 buku tabungan mandiri dan 2 unit sepeda motor.

Kempat pelaku kini digelandang di Mako Polres Bogor berikut barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut. (Mohammad Iqbal)

Komentar