oleh

PPBR dan IGB Akan Gelar Bogor Criterium Challenge

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Paguyuban Pesepeda Bogor Raya (PPBR) bersama dengan Konsultan Teknis Indonesia Grand Prix (IGP) berencana menggelar event nasional Bogor Criterium Challenge. Jika tidak ada halang melintang, event olahraga balap sepeda jalan raya yang terdiri dari beberapa putaran ini akan dilaksanakan di Seputar Kebun Raya Bogor dengan melibatkan sekitar 750 peserta.

“Di lomba ini ada tujuh kategori, sebut saja kategori Pelajar, kategori Youth, Kategori Men’s Junior, Executive, Men’s Elite, Men’s Open, Women Open, Women Junior dan Komunitas,” ujar Konsultan Teknis Indonesia Grand Prix, Cheppy Sulaiman usai audiensi dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Jalan Ir. Juanda, Kota Bogor, Selasa (14/05/2019).

Cheppy mengatakan, Criterium Challenge ini merupakan event lomba resmi berskala nasional yang mana beberapa kota sudah pernah menyelenggarakan event ini, seperti Yogyakarta, Banjarnegara, Boyolali, Batu dan Jakarta.

Untuk itu pihaknya membuka seluas-luasnya peserta baik dari itu komunitas dan individu dari Kota Bogor maupun luar kota untuk meramaikan lomba ini. Hadiah jutaan rupiah pun siap menanti peserta yang berhasil keluar jadi juara satu hingga juara lima.

“Kami ingin lomba ini bisa jadi kegiatan tahunan di Kota Bogor mengingat event ini berkonsep sport tourism,” imbuhnya.

Konsep sport tourism ini dipilih karena pada event ini bukan semata event olahraga tetapi juga untuk menaikan potensi wisata dan ekonomi di Kota Bogor. Mulai dari digelarnya bazar UMKM di beberapa titik sampai hadirnya peserta dari luar kota dan atlet internasional yang turut menjajal kemampuannya di lomba ini.

“Harapan kami event ini bisa merangsang komunitas dan pesepeda di Bogor dan nasional untuk semakin hidup sehat dan bisa saling silaturahmi,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyatakan mendukung kegiatan ini, namun kendala meminimalisir kemacetannya harus bisa dipecah. Mengingat event ini akan digelar di hari Sabtu dan dari pagi hingga malam.

“Panitia harus melihat dulu kondisi seputar KRB di Sabtu Minggu seharian karena kan Sabtu-Minggu macet. Kalau kemacetannya bisa dipecahkan dan kata polisi bisa saya dukung,” katanya.

(ian Lukito)

Komentar