oleh

Ratusan Pedagang Pasar Tradisional Purwadadi Berunjukrasa

INILAHONLINE.COM, SUBANG

Setelah sebelumnya berunjuk rasa pada Senin (15/7/2019), kini kembali ratusan warga penghuni Pasar Purwadadi berunjukrasa damai di Pemkab Subang, Kamis (18/7/2019). 

Aksi tersebut mendapatkan pengawalan dari Polres Subang termasuk Polsekta Subang yang di pimpin langsung oleh Kapolsekta Subang Kompol Iwan Setiawan.

Menurut koordinator aksi unjuk rasa Uus dan Yadi dalam orasinya mengatakan, kami datang ke Pemkab Subang, untuk bertemu dengan Bupati Subang guna memusawarahkan pembangunan pasar tradisional Purwadadi Subang, dan Bupati Subang memang sudah berjanji akan bertemu dengan  kami pada hari ini, namun Bupati Subang ternyata tidak berada di kantornya. Ujarnya

“Kami minta pembangunan pasar tradisional Purwadadi, segera dihentikan pembangunannya.  Pembangunan  pasar yang dilaksanakan pihak swasta karena,  kami menilai tidak berpihak pada rakyat yaitu para pedangang pasar Purwadadi.

Mereka menginginkan pasar dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Subang, bukan dibangun oleh pihak swasta yaitu  PT. Bangunbina Persada, dengan munculnya surat perintah kerja (SPK), dari Dinas  Koprasi, UMKM Perdangan dan Perindustrian Kabupaten Subang, pembangunan pasar sudah mulai dikerjakan.

Para pedagang pasar tradisional  Purwadadi  mempertanyakan  ijin SPK, diduga ijin SPK pebangunan pasar Purwadadi tersebut ilegal,, lantaran diduga   ada oknum yang memalsukan tandatangan  para pedagang sebanyak 200 orang ynag dijadikan dasar terbitnta SPK tersebut, sedangkan kami para pedangan tidak melakukan tandatangan tersebut, kami mendesak Bupati Subang  Ruhimat, segera menghentikan pembangunan tersebut, karena harga kios mahal dengan harga permeter Rp 16 juta”, ujar Uus.

Sementara itu Kapolsekta Subang Kompol Iwan Setiawan menjelaskan, terkait pemberhentian pembangunan pasar tersebut,itu urusan  Dinas Pasar dan Bupati Subang.

“Kami pihak Kepolisian Polres Subang siap melayani para pedang pasar, yang saat ini sedang aksi unjukrasa, agar bisa berjalan aman dan kondusif.
Terkait dugaan pemalsuan tandatangan segera laporkan ke Polres Subang, dengan bukti dan saksi”, kata Kapolsekta Subang Iwan .

(Abdulah)

Komentar