Ribuan Calon PPAT Ikuti Ujian Di PPSDM Kementerian ATR/BPN

Berita, Nasional1540 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR —  Ribuan Calon Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Ikuti Ujian Di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia PPSDM Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia (RI) di Gedung PPSDM Cikeas, Kabupaten Bogor, Jumat (04/11/2022)

Menurut Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT) Kementerian ATR/BPN Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Suyus Windayana, dengan pesatnya pendaftaran tanah di Indonesia melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), maka kebutuhan akan layanan pertanahan-pun meningkat drastis.

 “Dalam memberikan layanan pertanahan, Kementerian ATR/BPN dibantu oleh mitra kerja, salah satunya adalah Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Adapun peran PPAT di masyarakat dinilai sangat penting, karena bisa membantu melayani masyarakat dalam urusan pertanahan,” kata Suyus Windayana

Menurutnya, dengan tingginya pendaftaran di seluruh Indonesia selama lima tahun terakhir, transaksi pertanahan pun meningkat. Ternyata masyarakat belum terlayani semua oleh PPAT, karena sejauh ini masih terpusat di ibukota-ibukota kabupaten di Indonesia.

“Dengan belum meratanya PPAT di daerah, maka  Kementerian ATR/BPN menyelenggarakan ujian PPAT Tahun 2022 dengan tujuan menambah persebaran PPAT sehingga menjangkau masyarakat di berbagai penjuru yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Dirjen PHPT Suyus mengatakan, animo masyarakat untuk mengikuti ujian PPAT tahun ini sangat tinggi, terlihat pada ribuan jumlah peserta yang mendaftar dan mengikuti Ujian PPAT Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian ATR/BPN di kawasan Cikeas kabupaten Bogor pada Jumat (04/11/2022).

 “Jadi dua tahun kita tidak mengadakan ujian karena pandemi, 3.300 (peserta ujian) anggaran kita, itu hanya dua jam saja langsung penuh kuotanya. Setelah itu, pada akhirnya kita buka semua bisa mendaftar, ternyata ada 7.000-an pendaftar, dan yang lolos seleksi administrasi 6.000,” jelasnya.

Dengan jumlah pendaftar pserta ujian PPAT tersebut, membuat Kementerian ATR/BPN membagi ujian menjadi dua gelombang yakni, pada tanggal 4-6 November 2022 di Gedung PPSDM dan Ujian gelombang kedua akan dilaksanakan di Sekolah Tinggi Pertanahan Negara (STPN) Yogyakarta dua minggu setelahnya.

Sementara itu, Direktur Pengaturan Tanah Komunal, Hubungan Kelembagaan dan PPAT, Sepyo Achanto juga menjelaskan, ujian PPAT tahun ini dilaksanakan menggunakan metode _computer based test_ (CBT). Dengan metode ini kita bisa memastikan bahwa ujian berlangsung secara transparan karena hasil ujian akan langsung terpampang di monitor peserta setelah ujian.

“Selain itu, peserta juga bisa melihat hasil ujian seluruh peserta yang mengikuti ujian di layar yang tersedia di depan gedung PPSDM. Jadi ini sesuai dengan nilai Kementerian ATR/BPN yang melayani, profesional, dan terpercaya,” ungkapnya.

Adapun acara pembukaan ujian PPAT ini turut dihadiri oleh Kepala PPSDM, Agustyarsah serta Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT), Hapendi Harahap. (Piyarso Hadi)

banner 521x10

Komentar