Salah Gesek Penyebab Terjadinya Kemacetan Panjang dalam Penerapan e-Tol

InilahOnline.com (Bandung) – Penerapan E-tol bukan berarti tanpa masalah di lapangan. Namun PT Jasamarga Cabang Purbaleunyi menjamin transaksi dengan menggunakan E-tol dapat dilakukan dibawah 5 detik bahkan cukup 2-3 detik saja.

Namun pada pelaksanaanya, transaksi sering terjadi diatas 5 detik. Sehingga seringkali menimbulkan kemacetan panjang di gerbang masuk tol ataupun keluar tol. seperti yang terjadi di pintu tol Cileunyi dan Pasteur akhir pekan lalu.

“Biasanya saat tap salah, ada yang digesek, ada yang dibolak balik. Padahal cukup dekatkan saja, dan diam hingga gerbang tol terbuka,” ujar GM Tol Purbaleunyi Reza Febriano, Selasa (24/10). Ia menambahkan alat pembaca kartu sudah diperbaiki sehingga bisa lebih cepat membaca kartu elektronik.

Hal lainnya yang juga menghambat adalah ketika akan digunakan ternyata saldo di kartu elektronik kurang, sehingga harus diisi kembali. Waktu pengisian ini yang membuat antrian kendaraan semakin panjang.

Kemudian masih ada pengendara yang tetap bersikeras ingin membayar dengan uang tunai dan enggan membeli kartu. Untuk pengendara seperti ini akan diarahkan keluar jalan tol saja.

“Kami sudah meminta kepada bank penerbit kartu untuk mempermudah pengisian kartu,” ujar dia.

Sementara Kepala BI Jabar Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, sudah meminta kepada perbankan untuk membantu pengisian atau top up kartu uang elektronik di gerbang-gerbang tol. Bahkan nantinya ada drive thru yang dapat digunakan untuk mengisi kuota kartu elektroniknya.

“Masih ada kendala untuk top up. Top Up ini dilakukan secara elektronik, padahal ada yang ingin mengisi dengan membeli tunai. Ini akan dipermudah kedepannya,” kata dia. (Hilda)

banner 521x10

Komentar