oleh

Sambut Ramadhan, Laznas Dewan Da’wah Bali Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Kampung Bugis Serangan

INILAHONLINE.COM, DENPASAR-BALI

Sebentar lagi umat muslim diseluruh dunia khususnya di Indonesia akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun 2021 atau 1442 Hijriyah. Banyak cara dilakukan dilakukan umat muslim di Indonesia menyambut bulan Suci Ramadhan (Tarhib Ramadhan). Meskipun saat ini Indonesia masih dalam situasi pandemi covid-19. Tidak menurunkan niat baik untuk merayakan momen tradisi Tarhib Ramadhan. Di Kota Denpasar,Bali Tarhib Ramadhan dilakukan dengan serangkaian kegiatan sosial. Komunitas muslim yang diwakili oleh Madrasah Relawan dan Laznas Dewan Da’wah Bali melakukan agenda pengabdian masyarakat di Kampung Bugis,Serangan Denpasar Bali pada hari Jumat (9/4/2021) sore.

Rangkaian tarhib Ramadhan ini berupa pembagian nasi gratis kepada warga Kampung Bugis Serangan yang bertajuk Semarak (Sedekah Makan Rakyat).

Sedekah Makan Rakyat (Semarak) yang dimasak Ibu-Ibu Muslim Kampung Bugis Serangan selanjutnya dibagikan kepada warga-warga Kampung Bugis Serangan secara gratis.Tak selesai sampai disana saja. Acara dilanjutkan dengan syiar Tarhib Ramadhan bersama Madrasah Relawan dan Laznas Dewan Da’wah Bali.

Kemudian secara estafet dilakukan pembagian beras kepada warga di Kampung Bugis Serangan dan terakhir santunan untuk anak yatim di Kampung Bugis Serangan.

Terakhir acara Tarhib Ramadhan diisi dengan kajian bersama Ustadz Yusuf Abdullah yang dihadiri puluhan ibu-ibu muslimah di Kampung Bugis Serangan.

Penggagas kegiatan sekaligus Ketua Laznas Dewan Da’wah Bali, Ustadz Yusuf Abdullah berharap melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Bugis Serangan mengatakan melalui kegiatan ini dapat menambah semangat mengejar pahala dan berlomba-lomba dalam kebaikan

“Acara ini merupakan acara kebaikan dalam menyambut ramadhan, Semoga Allah swt sampaikan kita pada bulan Ramadhan dan kita sambut Ramadhan dengan penuh persiapan dan semangat meraih dan mengejar pahala-pahala sebanyak-banyaknya dengan riang-gembira” ungkapnya.

“Harapan kedepan muslim harus tetap beribadah bagaimanapun keadaannya, meski ada keterbatasan bukan berarti ibadah ditiadakan, bamun bagaimana esensi dari ibadah agar kita senantiasa mengabdi kepada Allah dimanapun dan dalam kondisi apapun. Semoga Allah swt karuniakan taqwa kepada kita semua” sambungnya. (Herdian Armandhani)

Komentar