INILAHONLINE.COM, BOGOR
Gerakan Sahabat Subuh yang telah berjalan selama hampir 2 tahun sejak dideklarasikan pada 12 Desember 2016 di Masjid At-Taqwa Balaikota Bogor punya konsekuensi tersendiri, yaitu harus tuntas mengunjungi tiap-tiap masjid di Kota Bogor agar adil.
Dalam kegiatan ini, Pemkot Bogor bisa melihat kondisi umat Islam di waktu Subuh, sebelum masyarakat melakukan aktivitasnya. Pada 7 April 2019 yang akan datang adalah masa lengsernya Usmar Hariman dari posisi Wakil Walikota Bogor. Oleh karena itu, Usmar Hariman mengatakan bahwa “Shalat Subuh berjama’ah ini tidak akan saya tinggalkan, walaupun nanti habis sudah masa jabatan ini. Semoga saya dan Pak Aim masih diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus menyapa masyarakat.” katanya.
Minggu (15/10/2018) pukul 05.18 WIB telah dilaksanakan Gerakan Sahabat Subuh di Masjid Fatimah Az-Zahra Kampung Pangkalan Raya RT 02/RW 02 Kelurahan Cibuluh Kecamatan Bogor Utara. Hampir seluruh masjid di Kota Bogor telah didatangi oleh Usmar Hariman yang didampingi oleh Aim Halim Hermana, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan mantan Kepala Sekda di masa kepemimpinan Diani Budiarto.
“Masjid Jami’ Fatimah Az-Zahra di Kp. Pangkalan Raya ini jumlah jama’ahnya banyak, Insya Allah bisa bertambah terus jama’ahnya,” ujar Usmar saat ditemui di Masjid Fatimah Az-Zahra.
Ketua DKM Fatimah Az-Zahra, Rapiudin mengucapkan terimakasih atas kedatangan Wakil Walikota Bogor. “Alhamdulillah senang banget bisa kedatangan Wakil Walikota Bogor ke sini untuk ikut berjama’ah shalat Subuh,” ucapnya.

“Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali. Berarti merasa ada perhatian dari Pemkot sendiri karena waktu walikota yang dulu, Bapak Diani Budiarto sudah berkunjung 2 kali ke sini, tapi kalau Bapak Bima Arya sendiri belum pernah kesini, inipun wakil walikotanya yang kesini dan saya sebagai warga di sinipun berharap Bapak Bima Arya bisa hadir, kalau memang beliaulah sendiri yang bisa hadir di sini. Supaya tahu persis wilayahnya, yaitu Kampung Pangkalan Raya Rt 02 ini yang masih terbilang kumuh. Kalau bisa berkenan Bapak Bima Arya datang ke RW 02 ini supaya tahu masyarakatmya di sini,” ujar Ngadimo.
Kegiatan Program Kegiatan Sahabat Subuh ini biasanya melibatkan 1 unsur dari DPR. Wakil Ketua DPRD, Heri Cahyono biasanya menemani Usmar Hariman dalam melaksanakan kegiatan ini. “Sabtu(13/10) telah dilaksanakan “subling” subuh keliling di Masjid At-Taqwa Bogor Tengah bersama Ketua MUI Bogor Tengah. Senin(15/10/2018) akan dilaksanakan Subling kembali di Masjid Bogor Timur Bantar Kemang dan Katulampa di 2 masjid berturut-turut,” tegasnya.
Selain program “subling”, pemerintah kota Bogor kali ini akan membangun kampung tematik. Kini pemerintah kota Bogor mencoba menata eksisting yang ada dengan keunggulan lokal di Kampung Pulo Geulis, Babakan Pasar. Kampung Pulo Geulis yakni salah satu wilayah yang cukup menarik untuk dijadikan kampung tematik, karena merupakan titik yang membelah sungai Ciliwung menjadi 2 alur.
“Master plan sudah kita kerjakan hanya tinggal implementasi, tapi proses sosialisasi pada masyarakat belum dilakukan. Karena konsekuensi logis itu kan kalau ingin melaksanakan rencana yang sudah dibuat pasti ada masyarakat yang kena, jadi harus pindah atau bergeser dari pinggir sungai,”tegas Usmar.
Pemerintah kota Bogor tidak merombak struktur masyarakat, fisik bangunan masyarakat, tetapi eksisting yang ada akan ditata sedemikian rupa dengan meningkatkan potensi yang ada. Seperti memanfaatkan anak kali Ciliwung dengan kegiatan alur. Akibatnya, peningkatan ekonomi lokal dan terkenal. Selain terkenal dengan bendungan Katulampa Penataan eksisting Kampung Pulo Geulis memiliki potensi, yaitu bangunan masjid yang banyak, penduduk yang padat, dan golongan minoritas yg terdapat klenteng ditengah-tengah kampung Pulo Geulis tersebut.
(CJ/Melisa Fitria)






























































Komentar