oleh

Sekda : 99,03 Persen PNS Kota Bogor Masuk Usai Libur Idul Fitri

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Idul Fitri 1440 H/2019 M, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat menyebutkan, jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Bogor yang masuk sebanyak 99,03 persen.

“Alhamdulillah dari 7.000 lebih ASN Kota Bogor jumlah kehadirannya hari ini mencapai 99,03 persen, jumlah ini menandakan tingkat kepatuhan cukup tinggi. Untuk yang tidak hadir ada 25 pegawai dengan alasan cuti penting. Bagi ASN yang tidak masuk akan diberikan sanksi, salah satunya berupa pemotongan tunjangan,” katanya usai menghadiri kegiatan Halal Bihalal Tingkat Kota Bogor di Plaza Balai Kota yang dirangkai silaturahmi pimpinan unsur Muspida di Paseban Sri Bima Balai Kota Bogor, Senin (10/06/2019) pagi.

Berdasarkan aturan yang dibuat, lanjut Ade, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tidak memberikan tambahan cuti Idul Fitri 1440 H. Namun demikian, Ade menyebutkan memberikan pengecualian bagi pegawai yang tidak masuk dengan tiga alasan yang sudah disepakati, yakni keperluan berobat karena sakit, orang tuanya sakit dan menikahkah putra-putrinya.

“Ke-25 ASN tersebut sudah mengajukan izin selama dua hari untuk tidak masuk dengan tiga alasan tersebut,” jelas Ade.

Bagi ASN Kota Bogor yang hadir sesuai aturan, Ade menyampaikan apresiasi dan tetap semangat dalam memberikan pelayanan bagi warga Kota Bogor. Ia berharap ini mampu menjadi referensi bagi semua dan evaluasi bagi ASN Kota Bogor.

“Sejatinya kehadiran kita dalam rangka menjalani tugas, memberikan pelayanan bagi masyarakat. Mulai hari ini urusan apapun pasti dilayani,” kata Sekda.

Saat disinggung ASN Kota Bogor yang bolos, Kepala Bidang Formasi, Data dan Penatausahaan Pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor, Hidayatullah menyatakan tidak ada yang bolos.

Untuk mengantisipasi tingkat kedisiplinan dan ketertiban absensi khususnya jam pulang kerja pegawai, BKPSDA Kota Bogor bersama Inspektorat Kota Bogor membentuk tim gabungan.

(ian Lukito)

Komentar