oleh

Sekda Kabupaten Bogor Jadi Narasumber FGD Kementerian ATR/BPN Terkait Pemanfaatan Ruang

INILAHONLINE.COM, CIBINONG

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor hadir sebagai narasumber di Forum Grup Discussion (FGD) Pendampingan Legalisasi Instrumen Pengendalian Pemanfaatan Ruang diwilayah Jawa (Klaster B), di Hotel Lorn In Sentul, Rabu (29/7/2020)

Forum Diskusi yang digelar oleh adiri Kementerian Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) itu digagas Direktorat Jenderal Pengendalian, Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah (Ditjen PPRPT)

Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin memaparkan, setiap situ selain ada manfaat untuk konservasi harus ada manfaat ekonominya. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberikan apresiasi kepada pihak Kementrian ATR/BPN, atas program pemanfaatan ruang tersebut.

“Pertama saya sangat mengapresiasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional yang mana program pemanfaatan ruang ini memang sudah sangat lama kami nantikan. Ada 96 situ yang tersebar diwilayah Kabupaten Bogor, dengan adanya program ini saya ingin situ di Kabupaten Bogor selain untuk konservasi tapi mempunyai manfaat ekonomi untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Burhan.

Menurutnya, Pemkab Bogor sangat menyambut baik kegiatan pemanfaatan ruang ini. Pihaknya sangat welcome, kita sekarang butuh surat dari Kementerian ATR/BPN untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup)-nya. Dalam has l ini yang terpenting harus ada payung hukum yang jelas, ketika sudah ada payung hukum tinggal kita manfaatkan ruangnya, kita tata dan kita kelola.

”Kami juga ingin menjalin komunikasi lebih intens dan baik antara Pemkab Bogor dengan Kementerian ATR/BPN, sehingga program ini bisa terlaksana sesuai dengan yang direncanakan,” ujar mantan Kadis Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Bogor.

Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Bogor tersebut juga menyatakan, dengan adanya program penataan ruang yang digagas oleh Kementrian ATR/BPN ini, Pemkab Bogor akan lebih mudah untuk mengatur tata ruang di wilayah Kabupaten Bogor.

“Saya sudah perintahkan staf saya untuk terus menjalin koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian ATR/BPN, sehingga program-program yang telah kita rencanakan ini bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan apa yang kita rencanakan dan harapkan,” imbuhnya. (Piya Hadi)

Komentar