SMK Berkompeten!!!, Bakrun : Siswa SMK Taruna Terpadu 2 Harus Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Pendidikan988 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Pembukaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang diadakan di Sekolah SMK Taruna Terpadu 2 Borcess, Senin (16/7) berlangsung khidmat, serius, tapi tetap santai. Pembukaan PLS dihadiri oleh Dr. Ir. M. Bakrun, MM, Direktur PSMK Kemendikbud beserta jajarannya, juga diikuti oleh Komunitas Cinta Baca yang beranggotakan 7 mahasiswa dari perguruan tinggi Negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Para bule itu pun berbaur dengan mengenakan Totopong simbol penghargaan mereka terhadap produk kearifan lokal.

Di hadapan para hadirin, Bakrun menandaskan strategisnya posisi peserta didik SMK yang menekuni pendidikan vokasi berkarakter, dengan menyatakan, “SMK bisa. Bisa unggul dalam Berkompeten, Untuk membuat Lapangan Kerja Baru.”

Hadirin pun terperangah, tak terkecuali para tamu asal mancanegara, Brent Bennett, William Deibert, Andrew Chaffin, Isaac Vineyard, Kasey Baauserman, Amanda Fusting, dan Laura Dingess asal Washington, dengan sinyalemen petinggi Kemendikbud RI itu. Di era global yang amat kompetitif belakangan ini, pemerintah RI melalui Kemendikbud memang menekankan pentingnya pendidikan vokasi agar lulusannya punya kelebihan dan mudah masuk bursa kerja, mengingat praktik di SMK lebih banyak ketimbang teori. Selain itu juga ada proses magang di industry-industri mitrakerja SMK.

“Sekarang ini yang diperlukan memang orang–orang yang sudah lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dikarenakan pembelajaran yang dilakukan adalah praktik, bukan hanya teori. Maka itu, alumninya lebih unggul dan berkompeten untuk masuk ke sebuah perusahaan atau jadi wirausahawan. Data mmbuktikan bahwa pengangguran di SMK sekarang menurun dibandingkan sekolah D3 dan sarjana,” ungkap Bakrun.

Ia berharap, agar alumni SMK mengasah diri, sehingga memiliki multitalenta. “Agar tetap unggul, kuncinya harus punya sikap yang totalitas. Pemerintah berharap, para siswa SMK setelah lulus bisa membuat lapangan pekerjaan baru,” tandasnya.

Acara PLS tahun ajaran 2018-2019 ini diawali dengan pemakaian secara simbolis cinderamata Totopong kepada Direktur PSMK Kemendikbud dan para mahasiswa perguruan tinggi asal Amerika, dilanjutkan dengan Penyambutan Lengser, Tari Jaipong, menyanyikan Lagu Indonesia Raya Tiga Stanza, Seni Musik Islami, dan Tarian Saman. Pembukaan PLS ini ditandai dengan pemukulan Gong tiga kali.

Para tamu lantas dipersilakan menyicipi makanan khas dari singkong yang diolah Siswa SMK Taruna Terpadu 2 Borcess. “Acara ini sangat menarik, aku suka sekali dengan alunan musik Degung, persembahan tari Jaipong dan Saman. Aku harap aku bisa mempelajarinya, dan aku akan kembali ke Indonesia untuk mengikuti Hiking hari kedua,” ungkap Laura Dingess dari Perguruan Tinggi Stevenson Amerika. (Cheyne Amandha Miranda)

banner 521x10

Komentar