oleh

Spesialis Pembobol Rumah Kosong Dilumpuhkan Timah Putih

INILAHONLINE.COM, SURABAYA

Tiga Kawanan Spesialis pembobol rumah kosong yang kerap beraksi diwilayah Surabaya Timur ditembak oleh petugas Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya saat dilakukan penangkapan mereka berusaha melarikan diri bahkan melawan petugas.

Tiga pelaku yang ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, yakni; Yulianto (23) dan Jamaludin (31) keduanya adalah warga asal Desa Jeddih Kecamatan Socah Bangkalan Madura. Moch. Hasim (33) warga Desa. Jekan, Kecamatan Parseh, Bangkalan Madura. Sedangkan satu pelaku bernama ALI masih dalam pengejaran (DPO).

Kanit Jatanras Iptu Agung Kurnia mengatakan, tersangka Moch. Hasim, berperan sebagai otak kejahatan dan pemain langsung yang masuk kedalam Rumah kosong untuk mengambil barang, “tersangka merupakan seorang residivis dan ia pernah masuk penjara dalam kasus yang sama” kata Iptu Agung Kurnia, Rabu (6/1/2021).

Ketiga tersangka, Agung mengatakan, sebelum melancarkan aksinya, para tersangka selalu berpatroli terlebih dahulu guna mencari target rumah kosong dan mereka memiliki peran masing-masing yang berbeda dalam aksinya.

“Komplotan ini semuanya berasal dari Kabupaten Bangkalan Madura. Sementara lokasi yang disatroni, diantaranya sebuah rumah di Jalan Keputih Timur Gg Baru Blok B – 6A Surabaya, jalan Semampir Selatan 3A Surabaya dan Jalan Manyar Sebrangan Gg 09 Perintis Surabaya,” kata Agung.

“Sedangkan, pelaku DPO Ali perannya menunggu diluar rumah kosong tersebut, untuk membantu barang-barang hasil curiannya.” imbuhnya

Agung menambahkan, dari pengakuan tersangka ketiga pelaku tersebut mengaku aksinya sudah 3 (tiga) kali di lokasi yang berbeda.

Adapun barang bukti yang sudah di amankan oleh Anggota ditangan pelaku yakni berupa, 1 (satu) unit sepeda motor honda beat warna hitam bernopol L 2232 WX, 1 (satu) Honda beat biru putih bernopol L 2162 XM, 1 (satu) unit honda beat putih bernopol M 6245 GG (sarana), 1 (satu) buah kunci T dan 4 (empat) buah handphone.

Kini ketiga pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan pemberatan.

Komentar