oleh

Status Zona Merah, Kabupaten Kuning Bakal Tutup Titik Keramaian

INILAHONLINE.COM, KUNINGAN

Pemkab Kuningan berencana menutup sejumlah lokasi yang menjadi pusat keramaian, menyusul statusnya sebagai zona merah atau risiko tinggi penyebaran Covid-19 pekan ini.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan 5 daerah di Jawa Barat yang termasuk zona merah. Bersama Kabupaten Kuningan, ada pula Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, seperti dilansir ayocirebon.com anggota grup siberindo.co, tak menampik telah terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan. Kondisi itu merupakan buah dari tracing dan tracking yang diintensifkan Satgas Penanganan Covid-19 setempat.

“Tracing dan tracking kami intensifkan, jadi pasti ada peningkatan kasus yang signifikan,” ungkapnya.

Kendati demikian, dia mengklaim, telah mengantisipasi. Untuk mengurangi risiko penyebaran, Pemkab Kuningan berencana meningkatkan pengetatan di beberapa titik keramaian.

Langkah itu di antaranya dengan menutup beberapa ruas jalan protokol pada malam hari. Penutupan juga direncanakan berlaku di sejumlah area publik, seperti Alun-alun Kuningan, Alun-alun Cilimus, Alun-alun Ciawigebang, dan lainnya.

“Rencananya begitu,” ujarnya.

Dia meyakinkan, pengetatan pada titik-titik keramaian dilakukan untuk mengurai kawasan rawan penularan. Selama ini, upaya sosialisasi dan edukasi melalui patroli dinilai tak efektif.

Kebijakan itu rencananya berlaku 2 pekan ini, sepanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan PPKM Berbasis Mikrondi Kabupaten Kuningan pada 23 Februari sampai 8 Maret 2021.

“Setelah 8 Maret akan dievaluasi lagi kebijakannya,” cetusnya.

Istimewa/net

Kabupaten Kuningan sendiri telah menerapkan PPKM kali ke-3 sejak Januari 2021. Ini merupakan 2 pekan ke-3 Kabupaten Kuningan melaksanakannya.

Perpanjangan PPKM dan PPKM Berbasis Mikro di Kabupaten Kuningan telah diatur melalui Surat Edaran Bupati Kuningan, Acep Purnama, Nomor 433/375/HUK bertanggal 23 Februari 2021 Tentang Perpanjang Kedua PPKM, PPKM Berbasis Mikro, dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kuningan.

Dian menyebut, kluster rumah tangga menjadi kluster terbesar di Kabupaten Kuningan. Dia pun mengingatkan publik menerapkan 5M, mulai mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas/perjalanan.

Komentar