oleh

STNK/BPKB Anda Hilang atau Rusak Akibat Banjir ? Ditlantas Polda Metro Jaya Buka Posko Pelayanan Khusus, Cek Persyaratannya

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Bencana banjir di beberapa titik wilayah ibu kota DKI Jakarta tidak hanya membuat warga mengungsi. Barang-barang milik warga pun ikut rusak atau bahkan hilang.

Khusus bagi warga yang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) rusak atau hilang karena banjir tak perlu khawatir. Sebab, Ditlantas Polda Metro Jaya membuka posko khusus pelayanan bagi warga yang hendak mengurus STNK dan BPKB yang rusak atau hilang akibat banjir.

Syarat-syaratnya cukup mudah, bagi warga yang STNKnya rusak cukup membawa Lampirkan dokumen STNK yang rusak, BPKB kendaraan dan KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan.

Sementara bagi warga yang BPKBnya rusak diminta untuk membawa persyaratan Isi formulir permohonan, KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan, dan Surat kuasa bermaterai bagi yang diwakilkan oleh orang lain, BPKB yang rusak masih ada, Cek fisik kendaraan, serta STNK asli dan foto copy.

Berikut rincian persyaratan bagi warga yang hendak mengurus kehilangan atau kerusakan STNK dan BPKB :

Untuk STNK

STNK yang rusak:
(Lampirkan dokumen STNK yang rusak, BPKB kendaraan, KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan)

STNK hilang:
(Laporan kehilangan yang diterbitkan Polsek atau Polres terdekat, Lampirkan surat keterangan hilang dari Polsek atau Polres, KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan, Foto copy STNK yang hilang berikut BPKB asli)

Untuk BPKB

BPKB yang rusak:
(Isi formulir permohonan, KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan, Surat kuasa bermaterai bagi yang diwakilkan oleh orang lain, BPKB yang rusak masih ada, Cek fisik kendaraan, STNK asli dan foto copy)

BPKB yang hilang:
(Isi formulir permohonan, KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan, Surat kuasa bermaterai bagi yang diwakilkan oleh orang lain, Surat keterangan hilang dari unit regident tempat BPKB diterbitkan, Surat pernyataan pemilik mengenai BPKB yang hilang tidak terkait kasus pidana dan/atau perdata di atas kertas bermaterai, STNK asli dan foto copy, Bukti penyiaran pada media massa cetak sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut dengan tenggang waktu masing-masing 1 (satu) minggu di media cetak yang berbeda, Cek fisik kendaraan (harus dihadirkan))

(Rio Sandiputra)

Komentar