oleh

Tuntut Janji Politik, GPII Subang Desak Bupati dan Wakil Bupati Mundur dari Jabatannya

INILAHONLINE.COM, SUBANG

Ratusan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Islam Indonesia(GPII), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) dan Aliansi Mahasiswa Subang menggelar aksi unjuk rasa bersamaan berlangsungnya pelantikan anggota DPRD terpilih, di depan pintu Gerbang Gedung DPRD Subang Jabar. Rabu (4/9/2019) lalu.

Para pengunjuk rasa dalam aksinya menyuarakan tentang janji-janji politik Bupati dan Wakil Bupati Subang serta para Anggota DPRD yang baru saja dilantik.

”Kami menuntut janji-janji politik Bupati dan Wakil Bupati saat kampanye dan para wakil rakyat yang baru saja dilantik untuk segera merealisasikan janjinya” ujar Oky Apriyadi Koordinator Aksi GPII dalam orasinya di depan Gerbang DPRD Subang.

Menurutnya, selama ini kinerja bupati Subang hanya berleha-leha dan pencitraan semata. Mereka mendesak Bupati dan wakil Bupati untuk mundur, karena dinilai sudah tidak mampu merealisasikan janji kampanyenya.

“ Jika merujuk TAP MPR No.6/2001,tentang Etika politik dan Pemerintahan, Bupati dan Wabup harus siap mundur, apabila merasa dirinya telah melanggar kaidah dan sistem nilai atau dianggap tidak mampu memenuhi amanah rakayar, bangsa dan negara. Kinerja Bupati Subang selama ini hanya seremonial belaka dan tak ada aksi nyata dalam memenuhi janji politiknya,” tegas Oky.

Tak hanya itu, GPII juga menuntut aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus korupsi mantan Sekda Subang selama menjabat. Begitu pula menyatakan sikap mendukung penuh Dewan yang baru dilantik untuk meningkatkan pengawasan terhadap Kinerja Eksekutif, mendukung Polres Subang untuk test urine para pejabat Subang.

Dalam orasinya para pengunjuk rasa juga melakukan yel…yel….Bupati Subang Dagang Tomat….Agus Maskur tukang Cukur….Dipimpin Jimat Akur….Subang Hancur.

Aksi saling dorong antara pengunjukrasa dan aparat keamanan terus terjadi selama jalannya aksi unjukrasa karena para pengunjukrasa ingin memasuki gedung DPRD Subang meminta bertemu para anggota DPRD yang baru dilantik dan Bupati Subang, namun aparat keamanan tetap tidak mengijinkan.

(Abdulah)

Komentar