UNIMUS dan JPNS Perkuat Kolaborasi Untuk Koordinasi Program Magang Pendidikan Internasional Berbasis Lesson Study

INILAHONLINE.COM, SEMARANG – Wakil Rektor UNIMUS, Dr. Eny Winaryati, M.Pd melakukan kunjungan pendidikan ke Negeri Sembilan Malaysia dalam rangka kerjasama antara  Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) melalui Program Studi Pendidikan Kimia bersama Jabatan Pendidikan Negeri Sembilan Malaysia dengan menggelar koordinasi untuk persiapan Program Magang Pendidikan Internasional 2025, Rabu (24/9/2025)

Pertemuan ini bertujuan memperkuat kerja sama internasional sekaligus mengintegrasikan pendekatan Lesson Study dalam kegiatan magang. Koordinasi dilaksanakan secara luring, dihadiri oleh Dosen FIPH UNIMUS, Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, perwakilan JPNS, serta dosen pendamping dan mahasiswa calon peserta magang.

Dalam sambutannya, dosen pendidikan kimia ini menyampaikan bahwa program magang internasional ini merupakan langkah strategis dalam mendukung internasionalisasi pendidikan di UNIMUS. “Kami ingin mahasiswa memiliki pengalaman global, belajar praktik mengajar terbaik di sekolah mitra internasional, sekaligus mempraktikkan Lesson Study sebagai pendekatan reflektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Perwakilan JPNS, Puan Halida menyambut baik sinergi ini dan menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya memberi pengalaman mengajar lintas negara, tetapi juga memperkuat kemampuan pedagogis calon guru melalui siklus plan do see khas Lesson Study.

Program Magang Pendidikan Internasional 2025 dijadwalkan berlangsung 24 September – 22 Oktober 2025 di beberapa sekolah mitra JPNS di Malaysia. Peserta akan berkesempatan melakukan observasi, merancang rencana pembelajaran, melaksanakan praktik mengajar, serta mendiskusikan hasilnya bersama guru dan dosen pembimbing.

Koordinasi ini diharapkan memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, mulai dari kurikulum magang, penyesuaian jadwal akademik, hingga logistik dan akomodasi peserta.

Dengan sinergi UNIMUS dan JPNS, program ini diharapkan menjadi model pengembangan kapasitas calon pendidik yang siap bersaing secara global serta mampu menghadirkan pembelajaran inovatif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan abad 21.

JPNS, MYALS, dan UNIMUS Sepakat Perkuat Kerja Sama Magang Pendidikan Internasional Malaysia–Indonesia

Kolaborasi pendidikan lintas negara semakin kokoh.Jabatan Pendidikan Negeri Sembilan(JPNS), Malaysian Association for Lesson Study(MYALS), dan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) resmi menjalin kerja samastrategis dalam penyelenggaraan Program Magang Pendidikan Internasional antaraMalaysia dan Indonesia.

Kesepakatan ini dibahas dalam pertemuan koordinasi yang dihadiri oleh pimpinan JPNS, MYALS, dan UNIMUS. Pertemuan ini menyoroti pentingnya memberikan pengalaman global bagi calon pendidik, memperkenalkan praktik Lesson Study sebagai pendekatan reflektif, dan memperkuat kompetensi pedagogis mahasiswa melalui kegiatan magang lintas negara.

Perwakilan UNIMUS menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan misi UNIMUS untuk memperkuat jejaring internasional dan menyiapkan calon guru yang berdaya saing global.

“Melalui kerja sama ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman mengajar di kelas internasional, tetapi juga memahami bagaimana praktik pembelajaran berbasis Lesson Study diimplementasikan di Malaysia. Ini akan memperkaya perspektif mereka dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan kontekstual,” ujarnya.

Perwakilan MYALS menambahkan bahwa program ini mendukung penguatan kualitas guru di kawasan Asia Tenggara. “Kami melihat potensi besar dari kolaborasi ini. Melibatkan mahasiswa Indonesia di sekolah- sekolah Malaysia akan memberi pertukaran gagasan yang positif dan memperkuat hubungan akademik antarnegara,” jelasnya.

Program Magang Pendidikan Internasional ini dijadwalkan berlangsung 24 September – 22 Oktober 2025 dengan melibatkan sekolah-sekolah mitra MYALS di Malaysia. Mahasiswa akan mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari observasi kelas, perencanaan pembelajaran, praktik mengajar, hingga refleksi bersama guru dan dosen pembimbing sesuai siklus plan–do–see.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan, termasuk pengembangan riset bersama, publikasi ilmiah, dan seminar internasional untuk memperkuat jejaring Lesson Study di kawasan ASEAN.

Dengan terwujudnya sinergi JPNS, MYALS, dan UNIMUS, program ini akan menjadi contoh nyata upaya bersama mempersiapkan pendidik masa depan yang kompeten, berkarakter, dan berwawasan global

MYALS, Sekolah di Seremban, dan UNIMUS Sepakat Lakukan Riset Kolaborasi Terkait STEM Community

Upaya untuk memperkuat pendidikan berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) terus digalakkan melalui kolaborasi lintas negara Malaysian Association for Lesson Study (MYALS) bersama beberapa sekolah di Seremban, Malaysia, Kamis (25/09/2025)

MYALS dan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) sepakat menjalin kerja sama riset kolaboratif yang berfokus pada pengembangan STEM Community.

Kesepakatan ini dibahas dalam pertemuan koordinasi yang digelar dan dihadiri oleh perwakilan MYALS, kepala sekolah dan guru dari Seremban, serta tim peneliti UNIMUS. Riset ini akan mengeksplorasi praktik terbaik pembelajaran STEM berbasis komunitas, dengan mengintegrasikan Lesson Study sebagai pendekatan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dalam sambutannya, Ketua MYALS menegaskan pentingnya keterlibatan lintas pihak dalam membangun ekosistem STEM yang berkelanjutan. “STEM Community yang kita bangun diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi guru, siswa, peneliti, dan masyarakat. Melalui pendekatan Lesson Study, setiap praktik pembelajaran dapat ditinjau bersama untuk menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan abad 21,” ujarnya.

Dosen UNIMUS yang diwakili oleh Dr. Eny Winaryati, M.Pd. menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif ini. “Riset kolaborasi ini akan membuka peluang mahasiswa dan dosen UNIMUS untuk terlibat dalam penelitian internasional, sekaligus memfasilitasi transfer pengetahuan antara Indonesia dan Malaysia. Kami berharap hasil riset ini dapat diaplikasikan dalam pengembangan model pembelajaran STEM berbasis komunitas di sekolah-sekolah,” jelasnya. Riset ini mencakup beberapa agenda utama, antara lain :

  1. Pemetaan praktik STEM di sekolah-sekolah Seremban.
  2. Penyusunan modul STEM berbasis komunitas yang kontekstual.
  3. Penerapan Lesson Study untuk menguji efektivitas pembelajaran STEM.
  4. Publikasi hasil riset bersama di jurnal internasional bereputasi.

Kerja sama ini diharapkan menghasilkan model pengembangan STEM Community yang dapat direplikasi di berbagai sekolah di Indonesia dan Malaysia, sehingga memperkuat literasi STEM dan keterampilan abad 21 bagi generasi muda.

Pelepasan Mahasiswa UNIMUS untuk International Teaching Internship Program di PPD Seremban, Malaysia

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) bersama Pejabat Pendidikan Daerah (PPD) Seremban, Malaysia menggelar acara pelepasan mahasiswa untuk mengikuti International Teaching Internship Program, di Seremban, Malaysia, kamis (25/07/2025)

Kegiatan ini dihadiri oleh Haji Norazam Bin Haji Nayan, guru sekolah mitra, serta rombongan UNIMUS yang terdiri dari 3 dosen pendamping dan 9 mahasiswa dari Program Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Acara berlangsung di kantor PPD Seremban dengan suasana hangat dan penuh semangat.

Program magang internasional ini akan dilaksanakan pada 29 September hingga 21 Oktober 2025 di sekolah-sekolah mitra PPD Seremban. Mahasiswa akan menjalani kegiatan mulai dari observasi kelas, perencanaan pembelajaran, praktik mengajar, hingga refleksi bersama guru dan dosen pembimbing menggunakan pendekatan Lesson Study.

 “Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa UNIMUS. Kehadiran mereka akan memberi manfaat ganda, tidak hanya bagi siswa di Seremban, tetapi juga bagi para guru untuk saling bertukar gagasan dan praktik terbaik pembelajaran,” ujar Haji Norazam BinHaji Nayan dalam sambutannya.

Perwakilan UNIMUS menyampaikan rasa bangga dan harapan besar bagi para peserta. “Program ini menjadi kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan pedagogi sekaligus memperluas wawasan internasional. Kami berharap mereka dapat menjadi duta pendidikan yang membawa nama baik UNIMUS serta mengimplementasikan pengalaman ini dalam pembelajaran di Indonesia,” ungkapnya.

Acara pelepasan ini menandai komitmen berkelanjutan UNIMUS untuk memperkuat jejaring internasional dan menyiapkan lulusan yang siap bersaing di tingkat global. (Red)

banner 521x10

Komentar