oleh

Wabup Bogor Minta Masyarakat Tetap Jaga Kondusivitas

INILAHONLINE.COM, CISARUA

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan berserta istri Halimatu Sadiah mengunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 19 Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Rabu (17/4).

Wakil Bupati datang ke TPS sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah tiba di TPS, Wakil Bupati bersama Istri sempat mengantri menunggu giliran untuk mengunakan hak suara nya, setelah mendapatkan giliran langsung menyerahkan kartu C6 kepada petugas KPPS.

Ditemui usai melakukan pencoblosan, Wakil Bupati Bogor menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bogor agar tetap menjaga kondusivitas. Ia tidak ingin adanya keributan karena berbeda pilihan.

“Saya lihat selama ini sudah berjalan sangat baik, karena seluruh masyarakat sudah menyadari bahwa demokrasi walaupun berbeda pilihan tidak ada persoalan. Saya selalu menekankan kondusivitas merupakan modal utama dalam pembangunan di Kabupaten Bogor,” harapnya kepada awak media

Wabup juga meminta kepada masyarakat setelah pesta demokrasi ini selesai tidak membicarakan kembali pilihannya lagi dan tidak saling menghujat karena inilah kedewasaan berdemokrasi.

“Mulai hari ini tidak ada lagi kegiatan-kegiatan yang sifatnya provokatif atau saling menghujat, baik yang menang harus menghormati yang kalah jangan sampai dalam 5 tahun kedepan kita terpecah belah akibat pelaksanaan pesta demokrasi,”ujarnya.

Ia menilai, partisipasi masyarakat dalam menggunakan haknya pada Pemilu 2019 sekarang sangat luar biasa. Mereka sangat antusias menyambut pemilihan Pilpres dan Pileg. Sementara, soal hasil siapa yang menang dan kalah tidak menjadi ukuran dan gambaran.

“Kalah menang jangan jadi ukuran, jadi apapun hasilnya dari pemilihan sekarang masyarakat harus siap menerimanya. Mengingat, semua itu sudah merupakan hasil pilihan masyarakat itu sendiri,” terang Wabup.

Tak hanya itu, Wabup berharap masyarakat juga tidak menyalahkan pelaksana penyelenggara pemilu yakni KPU. Pasalnya, ia dan Bupati sudah menggaransi dan menjamin bahwa KPU dalam hal menjalankan tugas pokonya sudah profesional.

“Sebelumnya, saya bersama Bupati sudah mendatangi KPU guna memastikan perangkat-perangkat penyelenggara pemilihan untuk profesional, baik ditingkat kecamatan maupun kabupaten. Artinya, dalam posisi ini memastikan bahwa pihak KPU harus benar-benar menjalankan pungsinya dengan jujur, adil dan netral. Disamping meyakinkan jangan sampai ada hal-hal yang sifatnya untuk memenangkan salah satu calon Pilpres atau Caleg, biar masyarakat yang menilai, sebab tensi perasaan psikologis masyarakat sekarang itu cukup tinggi,” jelasnya.

Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparat yang terlibat dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg ini, mulai dari KPU, Panwas, jajaran TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat lainnya yang telah mendukung dan mensukseskan pesta demokrasi ini.

(Basir)

Komentar