23 Pelaku Penipuan CPNS di Jateng Diungkap Polisi

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Sejumlah Polres di Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus penipuan berkedok meloloskan tes CPNS .Total pelaku berjumlah 23 orang dengan kerugian korban lebih dari 2 miliar lebih.

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar F Sutisna, ada sembilan wilayah itu yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Wonogiri. Kemudian Kabupaten Kudus, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Demak terkait kasus tersebut.

“Kami datakan cek ke wilayah terkait modus penipuan CPNS. Kita dari jajaran Polda sudah ungkap beberapa tersangka. Ada 9 Polres, ini tahun ini, 2020,” ungkap Iskandar di Mapolda Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Senin (24/2/2020).

Iskandar menjelaskan, dari praktek penipuan calon pegawai negeri itu, ada 17 korban dari masing-masing daerah tersebut. Total jumlah pelaku yang dibekuk dari 9 daerah itu, ada 23 tersangka dengan berbagai latar belakang.

“Tersangkanya banyak, ada 23 orang. Korbannya 17 orang, mungkin masih banyak karena ada yang belum melapor,” tambahnya.

 

Namun demikian, lanjutnya, dari berbagai modus penipuan yang terkait dengan dalih bisa membantu dan meloloskan menjadi pegawai negeri itu, maka korban harus hati-hati terhadap janji-janji terhadap orang yang bisa meloloskan menjadi PNS tersebut. “Tiga tersangka sudah dilimpahkan ke pengadilan,” imbuh Kabid Humas.

Ia menyebut, total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 2.241.250.000. Jumlah setoran yang diberikan korban pada pelaku bermacam-macam, bahkan ada yang mencapai Rp 250 juta.

“Kerugian korban paling kecil itu Rp 18 juta. Kita imbau agar para korban melapor ke polisi,” tandasnya.

Kabid Humas Polda Jateng Iskandar meminta dan mengimbau masyarakat, agar jangan percaya dengan orang yang menjanjikan bisa meloloskan maupun menjadikan PNS.“Jangan terpengaruh bujuk rayu dengan modus bisa meloloskan jadi PNS,” pesannya.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar