oleh

7.000 Paket Murah Disebar di Operasi Pasar Murah

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) Kebutuhan pokok untuk Rumah Tangga Miskin (RTM) tahun 2019 yang dipusatkan di halaman kantor Kecamatan Bogor Tengah, jalan Kantin, Senin (20/05/2019) yang dibuka Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Menurut Bima, di bulan ramadan ini harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan. Namun dirinya meyakinkan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Bahkan setiap tahun selalu mengucurkan anggaran untuk membantu warga yang tidak mampu.

Dia menyebutkan, meskipun anggaran tahun ini turun dari 10.000 paket menjadi 7.000 paket tetapi bukan berarti anggaran dari pemerintah berkurang. Hal ini disebabkan jumlah data warga miskin di Kota Bogor berkurang.

“Jadi Operasi Pasar Murah ini targetnya adalah supaya harga-harga terkendali dan warga yang membutuhkan dapat terlayani,” ujarnya.

Ia berharap kepada semua semoga dua minggu terakhir bulan ramadan ini bisa menjalankan ibadah puasa lebih khusyu dan kebersamaan tetap terjaga.

“Kalau tanggal 22 Mei mendengar isu ada ramai-ramai diharapkan semua tenang. Di mohon juga agar tidak mudah terprovokasi dan jangan mau diajak untuk hal-hal yang tidak baik,” imbaunya.

Pada kesempatan itu Wali Kota Bogor bersama perwakilan dari Disperindag Pemprov Jawa Barat, Kadisperindag Kota Bogor Ganjar Gunawan secara simbolis menyerahkan paket sembako murah kepada perwakilan dari 11 Kelurahan se-Kecamatan Bogor Tengah. Setiap paket sembako masing-masing berisi 5 Kg beras, 3 Kg gula pasir dan 3 liter minyak goreng.

(ian Lukito)

Komentar