oleh

Akibat Longsor, Jalur Puncak Dialihkan ke Jonggol

InilahOnline.com (Puncak-Kab Bogor) – Hujan yang mengguyur kawasan Puncak sejak tadi malam membuat sejumlah titik mengalami kondisi badan jalan tertutup karena tanah turun dari gunung sepanjang 20 meter. Petugas gabungan saat ini masih melakukan evakuasi longsor, Senin (5/2/2018).

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama mengatakan, longsor terjadi di Dekat Masjid Attaun, Riung Gunung, dan Widuri. Satu tiang listrik roboh dan menganggu lalu lintas sehingga jalan tidak dapat dilalui. Kini, petugas Satlantas Polres Bogor, terpaksa mengalihkan arus Puncak dan Cianjur melewat Jonggol atau Sukabumi.

“Kami juga mengajak para stakholder melaksanakan penanganan bencana. Petugas juga meminta bantuan alat berat dari PUPR. Sebanyak 100 personel Polres Bogor telah dikerahkan untuk evakuasi longsor,” terangnya. Kasat mengimbau masyarakat agar jangan menggunakan jalur Puncak terlebih dahulu.

Menurutnya, sampai saat ini, curah hujan di wilayah Kecamatan Cisarua masih cukup tinggi yang disertai angin kencang. Akibat hujan deras ini telah menyebabkan longsor di sekitaran Panimbangan Kecil, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Akibat longsor bahu jalan amblas dan matrial tanah dari tebing menutup sebagian bahu jalan. Petugas berupaya membersihkan material yang menutup bahu jalan.

Sementara longsor yang terjadi di sekitaran Masjid Atta Awun, Desa Tugu Selatan, material tanah menutup jalan dan telah diupayakan dengan menggunakan alat berat. Longsor juga terjadi di Villa Pengayoman atau Kehakiman, Kapung Cibeureum, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua. Tidak ada korban jiwa, kerugian ditafsir sekitar Rp15.000.000. Sementara bencana longsor di Kapung Babakan, Desa Cibeureum, material tanah juga menutup sebagian jalan desa.

Kasat juga mengimbau masyarakat agar jangan menggunakan jalur Puncak terlebih dahulu. “Bagi pengendara motor atau mobil dari Bogor atau Jakarta dan dari arah Bandung atau Cianjur disarankan menghindari jalur Puncak, silahkan untuk lewat Jonggol,” terangnya. (ian/Mohammad Iqbal)

Berikut beberapa titik lokasi longsor yang dikumpulkan dari berbagai sumber sebegai berikut :

1. Area Panimbangan Kecil Desa Tugu Selatan Kec. Cisarua, bahu jalan amblas dan material tanah dari tebing menutup sebagian bahu jalan (telah diupayakan untuk membersihkan material yang menutup jalan)

2. Area Masjid Atta Awun Desa Tugu Selatan Kec. Cisarua, material tanah menutup jalan dan telah diupayakan dengan menggunakan alat berat

3. Area Grand Hill Desa Tugu Utara Kec. Cisarua, mengakibatkan tiang listrik terdorong longsoran tanah sehingga tiang maupun material tanah menutup akses jalan raya

4. Kp. Cirusen Rt. 04/04 Desa Tugu Utara menimpa rumah Sdr. Yudi dan Sdr. Wardi, korban jiwa nihil

5. Kp. Ciburial Coklat Rt. 05/05 Desa Tugu Utara mengakibatkan material tanah menutup jalan desa

6. Jembatan tergerus air di Gg. Mangga Desa Tugu Utara Kec. Cisarua sehingga tidak dapat dilalui

7. Villa Pengayoman/Kehakiman Kp. Cibeureum Rt.02/03 Desa Cibeureum Kec. Cisarua tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir sekitar Rp. 15.000.000 (lima belas juta rupiah)

8. Kp. Babakan Rt. 03/04 Desa Cibeureum material tanah menutup jalan sebagian jalan desa dan tidak ada korban jiwa

9. Tanah Bpk. Soleh Kp. Cidokom Rt. 02/12 Desa Kopo Kec. Cisarua tidak ada korban jiwa

10. Air bah dari Sungai Ciliwung di Kp. Muara Rt. 03/04 Desa Kopo Kec. Cisarua mengakibatkan Rumah Ibu Yayah terkikis, korban jiwa nihil

11. Kp. Cipari Rt. 03/03 dan Rt. 04/03 Desa Leuwimalang mengakibatkan 15 rumah terendam banjir dan tidak ada korban jiwa

12. Kp. Ciburial Rt. 05/04 Desa Batulayang yang mengakibatkan jembatan gantung rusak berat

13. Kp. Batukasur Desa Batulayang sehingga akses jalan desa terganggu

14. Wilayah SDN 1 Citeko Desa Citeko Kec. Cisarua mengakibatkan akses jalan desa terganggu

15. Kp. Pasirmadin Rt. 01/04 Kel. Cisarua mengakibatkan akses jalan desa terganggu

Foto : Istimewa

Komentar