oleh

Besok, Kirab Merah Putih dari Tegar Beriman ke Balai Kota

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74, Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan melakukan Kirab Merah Putih, Kamis (15/08/2019) besok, yang merupakan bagian rangkaian acara Festival Merah Putih (FMP) 2019.

Acara Kirab Merah Putih dijadwalkan akan dimulai dari Lapangan Tegar Beriman, Cibinong Kabupaten Bogor pada pukul 08.00 WIB dan finish di Balai Kota Bogor sejauh 17,5 KM dengan ukuran bendera 5×100 M.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, rakor ini dimaksudkan untuk mengkoordinasikan dengan panitia dan menyosialisasikan seluruh rangkaian acara. Sebab, ada beberapa acara yang merupakan hajat bersama, salah satunya mengarak bendera merah putih pada 18 Agustus 2019.

“Kita memaksimalkan koordinasi kita untuk menyosialisasikan dan memaksimalkan publikasi serta promosi agar seluruh warga Bogor ikut ambil bagian, karena Festival Merah Putih adalah acara yang unik di Kota Bogor, tidak ada di kota lain,” kata Bima usai memimpin rakor di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda Kota Bogor, Rabu (14/08/2019).

Ketua FMP 2019, Awaludin Sarmidi menerangkan, kegiatan Kirab Merah Putih adalah membawa bendera merah putih. Rutenya mulai dari Tegar Beriman sampai dengan Cibinong City Mall (CCM) dipimpin Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin didampingi Muspida Kabupaten Bogor, kemudian dibawa menuju Kota Bogor, tepatnya ke Balai Kota Bogor dengan menggunakan kendaraan.

Melalui Jalan Raya Jakarta Bogor, Jalan Pajajaran oleh rombongan yang terdiri dari komunitas, personil TNI-Polri, pelari yang totalnya mencapai 300 pelari serta 5 motor gede di barisan terdepan.

“Diharapkan Wali Kota Bogor, Bima Arya menerima secara langsung saat kirab memasuki Balai Kota Bogor,” ujar Awaludin.

Untuk pelaksanaan acara FMP 2019 pada 18 Agustus 2019, lanjut Awaludin panitia dan semua yang terlibat saat mengarak bendera merah putih diharapkan mengenakan pakaian adat, mulai dari Muspida hingga semua pihak yang terlibat.

“Pakaian adat ini bisa menggambarkan kebhinekaan yang dipersatukan merah putih sesuai dengan tagline kita “Merah Putih Satukan Kebhinekaan”, kita ingin melibatkan sebanyak mungkin komunitas yang ada di Bogor, sehingga Festival Merah Putih kedepannya kita harapkan bisa menjadi milik bersama dan bisa dirayakan bersama,” kata Awaludin.

(ian Lukito)

Komentar