BPJS Kesehatan Gandeng Pemkot Bogor Gelar Kampanye Edukasi Ti-Rock

25/09/2017 23:49:55 Kategori: ,

InilahOnline.com (Kota Bogor) -) Pemerintah Kota Bogor bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Bogor, menggelar Sosialisasi Program Promotif Preventif Berhenti Merokok dengan tema Kampanye Edukasi “Ti-Rock (Tinggalkan Rokok)” , di Gedung Lipi, Jalan Ir. Djuanda, Kota Bogor, Senin (25/09/2017).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bogor Yerry Garson mengatakan, program sudah berlangsung sejak lama dan merupakan bagian dari tindakan preventif dan promotif untuk memutus rantai dari akibat merokok.

Berdasarkan data pembiayaan JKN untuk kasus paru cukup besar, pembiayaan kasus paru di Jabodetabek tahun 2016 yaitu Rp.73.567.111.765. Data Pembiayaan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan di Kota Bogor untuk diagnosa Acute Respiratory Infection (infeksi saluran pernapasan akut) pada tahun 2017 adalah Rp.1,3 Milyar. Data Pembiayaan Rawat Inap Tingkat Lanjutan di Kota Bogor untuk diagnosa Broncopneomonia pada tahun 2017 sebesar Rp.4,142 Milyar.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menekan kasus penyakit akibat rokok yang secara langsung akan menurunkan biaya pelayanan kesehatan karena pembiayaan penyakit akibat rokok,” ujarnya.

Yerry menambahkan program ini merupakan role model untuk menghentikan kebiasaan merokok, bisa dilaksanakan di semua jajaran dan semua lingkungan sekolah.

“Untuk itu kita mencoba memutus mata rantai merokok itu mulai dari hulunya yaitu dimulai dari anak-anak kita ini. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, para siswa jadi tahu dan menyadari betapa berbahayanya rokok bagi kesehatan.” tuturnya.

Diketahui, kegiatan ini merupakan program dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bogor yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor dan Dinas Pendidikan Kota Bogor. Dengan acuan data survey PTM di sekolah tahun 2015 dan survey tentang rokok dari Kemenkes di Bulan Agustus 2017.

Acara yang dihadiri oleh 60 peserta 60 siswa perokok aktif dan merupakan peserta Program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Selain penyampaian materi sosialisasi, dalam acara ini juga dibagikan kuesioner mengenai rokok yang diisi oleh para siswa serta akan dilakukan test pemeriksaan kadar CO (Carbon Monoxide) pada paru-paru bagi siswa yang bersedia di test. (Nicko)