Sekedar untuk diketahui, bekam merupakan salah satu terapi alternatif yang berasal dari Tiongkok yang juga dipercaya dapat mengurangi rasa sakit dan proses peradangan di seluruh tubuh, serta membuat tubuh maupun pikiran menjadi rileks.
Meski masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, terapi bekam dipercaya mampu mengobati tekanan darah tinggi, migraine, depresi/gelisah, kelainan darah seperti anemia dan hemophilia, masalah kesuburan dan gangguan kandungan, fibromyalgia (rasa nyeri di sekujur tubuh disertai rasa lelah dan gangguan tidur) dan arthritis, jerawat dan eksim, varises, dan penyumbatan bronkus (saluran pernapasan) yang disebabkan oleh asma/alergi.
Bekam bakar
Pertama-tama cangkir kaca/cup dilumuri dengan alkohol dan kemudian dibakar. Setelah api padam dan cup dirasa tidak terlalu panas maka cup itu langsung ditempelkan ke permukaan kulit tubuh. Bisa juga saat api padam, cup bisa langsung digunakan, yaitu mulut cup dilapisi kertas dan kemudian ditempelkan ke kulit.

Saat udara di dalam cup terasa dingin, maka udara dingin itu akan menarik kulit ke dalam cangkir sehingga permukaan kulit tampak memerah karena pembuluh darah merespons perubahan tekanan.
Bekam Sedot
Bekam dengan pompa karet adalah cara yang lebih modern karena ada dua jenis cara, yaitu bekam kering dan bekam basah. Untuk bekam basah, dilakukan sayatan dangkal atau tusukan jarum pada kulit bekas bekam, lalu dilakukan penyedotan ulang di area kulit yang disayat untuk mengeluarkan sebagian kecil darah. Setelah selesai, bagian yang terluka itu diolesi dengan salep antibiotik dan kemudian ditutup dengan perban untuk mencegah infeksi.
Bekam Menurut Syariat Islam
Pengobatan bekam merupakan cara pengobatan alternatif yang menjadi salah satu sunah Rasul Muhammad SAW selain ruqyah.
Kala itu, bekam digunakan untuk menghisap darah kotor (darah kental berwarna merah pekat hampir kehitam-hitaman) melalui kulit yang diberi sayatan halus. Sedangkan di jaman sekarang, bekam digunakan untuk mengeluarkan racun akibat pola hidup kurang sehat seperti banyak mengkonsumsi makanan yang berpengawet, makanan berpewarna, pemanis tambahan, penyedap tambahan, makanan siap saji, dan makanan/minuman lainnya yang menimbulkan toksin mengendap di tubuh.





























































Komentar