oleh

Cawapres Sandiaga Uno Siap Berjuang Bersama Emak-emak dan Berpihak Pada Ekonomi Rakyat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Ribuan kader Partai Amanat Nasional (PAN) memadati gedung UTC Hall yang berlokasi di Jalan Kelud Raya, Kota Semarang untuk menyambut kedatangan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno.

Mereka meneriakkan angka 212 yang merupakan gabungan nomor urut 02 pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto -Sandiaga Salahuddin Uno denga nomor urut PAN 12.

”Presidennya nomor berapa? Dua, PAN nomor berapa? 12, jadinya 212?” ujar Sandiaga dalam Temu Kader dan Calon Legislatif bersama Calon Wakil Presiden 2019 Sandiaga Salahuddin Uno dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Dr Zulkifli Hasan.

Pertanyaan dari Cawapres Prabowo itu langsung dibalas teriakan riuh para peserta.“Ini merupakan kode keras dari langit. Nanti suara PAN bersana Prabowo-Sandi, bakal mendulang suara tujuh bulan lagi,”tuturnya.

Di hadapan ribuan kader, Sandiaga menuturkan saat ini terjadi turbulensi ekonomi, sehingga untuk menyelesaikan itu butuh pilot yang tegas dan berpihak pada rakyat. terdapat dua hal yang jadi perhatiannya saat ini, meliputi masalah lapangan pekerjaan dan harga yang makin meroket.

“Mencari kerja sekarang semakin susah banget?. Bayangkan di Jateng ada 800.000 penganggur, sementara harga semakin naik meroket, ini Ironis,” ujarnya.

Sandi paggilan akrab Sandiaga Uno berkomitmen siap berjuang bersama emak-emak dan memastikan berpihak pada ekonomi rakyat.

”Kalau yang sekarang diteruskan yang kaya semakin kaya, yang miskin tambah miskin,”tutur Sandi.

Bahkan Sandi berjanji bakal menghadirkan pola kampanye berdemokrasi yang sejuk dan memberi solusi.

Kunjungi Desa Wisata

Di Semarang, Sandi juga menyempatkan untuk mengunjungi kawasan Desa Wisata Kandri, Kota Semarang yang banyak kearifan lokal untuk meningkatkan perekonomian masa depan yang telah dipegang generasi muda dengan kreativitas-kreativitas.

”Desa Wisata Kandri luar bisa. Bang Zul dulu Menteri Kehutanan berpesan desa ini agar dijaga alamnya, dijaga lingkungannya dengan baik, kebudayaannya juga,”ujarnya.

Dia menuturkan Desa Wisata Kandri merupakan desa wisata yang ’instagramable’ di Kota Semarang, selain i merupakan ekonomi berbasis budaya yang memiliki potensi besar terutama untuk dikembangkan para generasi muda.

”Desa Wisata Kandri itu nge-hits banget, karena paling tidak ada lima lokasi instagramable terbaik. Saya pantau di kawasan ini ada gambar di atas awan terus salju yang ada pandanya, bunga sakura, jadi tidak usah ke Jepang. Ini sebetulnya ekonomi berbasis budaya. Ini bisa hidup dan ini adalah masa depan pariwisata yang ada di Indonesia,”tutur Cawapres pasangan Prabowo itu.

Desa wisata Kandri, dia menambahkan dengan pendapatan sekitar 80.000 per/pack paket eduwisata per bulan ini, menjadi lapangan pekerjaan serta sebagai wadah dalam meningkatkan perekonomian.

”Inilah potensi lokal yang mempunyai karakter budaya yang mempunyai nilai jual, sehingga harus dikembangkan secara terus menerus,”paparnya.

(Suparman)

Komentar