oleh

Dedie Rachim Sambut Baik Pengembangan Studi Pariwisata

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Jasa pariwisata merupakan salah satu sektor yang cukup tinggi kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor. Untuk itu dibutuhkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk menunjang sektor tersebut.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyambut baik pengembangan studi yang dilakukan Akademi Pariwisata de Chef. Karena pengembangan ini untuk menunjang kepariwisataan Kota Bogor.

“Menurut kami ini sejalan dengan Pemerintah Kota Bogor yang mendukung perkembangan wisata alternatif di Kota Bogor. Jadi bukan hanya kuliner dan akomodasi tetapi juga terkait dengan MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition),” ungkap Dedie di sela Open House Akademi Pariwisata de Chef di Poetri Ballroom SKI Katulampa Bogor, Rabu (1/5/2019).

Dia menilai pengembangan studi baru di akademi tersebut sangat dibutuhkan untuk menyiapkan dan mencetak SDM yang mumpuni guna menunjang kepariwisataan di kota hujan.

“Saya minta tiga hal kepada pimpinan Akademi Pariwisata de Chef. Pertama, pariwisata itu membutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang memadai. Kedua, dalam kepariwisataan juga dibutuhkan kemampuan informasi teknologi yang cukup mumpuni. Ketiga, membutuhkan manajerial dan skill dari SDM di bidang kepariwisataan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Akademi Pariwisata de Chef Martina Alisyah mengungkapkan, Open House ini diselenggarakan menjelang tahun ajaran baru. “Jadi kami ambil momen ini sebelum ajaran baru dimulai. Begitu siswa SMA mulai lulus pihaknya road show memperkenalkan Akademi Pariwisata de Chef. Sekaligus memperkenalkan yang tadinya Akademi Culinary ditambah menjadi Akademi Pariwisata de Chef,” ujar Martina.

Dia menyebutkan, jika sebelumnya studi hanya fokus terhadap kuliner saja, sekarang cakupannya menjadi lebih banyak, seperti front office, housekeeping, service dan lain-lain.

Martina menambahkan, lembaga pendidikan ini berdiri pada tahun 2012. Hanya saja, untuk akademinya baru dimulai pada 2018 lalu. “Tahun ini kami mencetuskan yang namanya sekolah kopi. Kebetulan hari ini ada pertandingan battle soal kopi dengan peserta dari Tangerang, Jakarta dan Bogor,” terang dia.

Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Shahlan Rasyidi, Kepala Disperindag Ganjar, Gunawan, Wakil Ketua TP PKK Kota Bogor yang juga istri Wakil Wali Kota Bogor Yantie Rachim dan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Yuno Abeta Lahay.

(ian Lukito)

Komentar