Desa Tempurejo Dikukuhkan Sebagai Kampung Siaga Bencana

Berita, Jawa Tengah683 Dilihat

INILAHONLINE.COM, KOTA MUNGKID — Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran. Kabupaten Magelang, dikukuhkan sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB). Pengukuhan Kampung Siaga Bencana, melalui apel bersama dengan inspektur Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Iwan Sutiarso, di lapangan desa setempat.

Dalam acara tersebut, dihadiri perwakilan Direktur Perlindungan Korban Bencana Alam Kementerian Sosial RI, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, jajaran Forkompimda dan Forkompimcam Kecamatan Tempuran mengukuhkan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Tempurejo Kecamatan Tempuran, Selasa (25/10/2022).

Asisten Ekbang Setda Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso menyampaikan bahwa Kabupaten Magelang berada di dataran tinggi yang berbentuk seperti cawan karena dikelilingi oleh lima gunung, yaitu Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, Sumbing, dan Pegunungan Menoreh.

“Melihat kondisi geografis tersebut, Kabupaten Magelang termasuk dalam daerah yang rawan bencana, berupa bencana gunung berapi, angin puting beliung, tanah longsor dan lain sebagainya”, jelasnya.

Penyelenggaraan penanggulangan bencana yang sering dilakukan semestinya bisa dijadikan pedoman bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, sehingga masyarakat dituntut untuk mampu dan terbiasa dalam menjalankan aktifitas pengurangan resiko bencana, seperti memelihara lingkungan, melatih diri dalam deteksi bencana, dan melatih kemampuan jika terjadi bencana.

“Pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Tempurejo Kecamatan Tempuran yang sedang kita laksanakan ini, merupakan salah satu upaya dan komitmen dari Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana berbasis masyarakat,” katanya.

Diharapkan, masyarakat juga dituntut aktif dan selalu untuk berlatih, karena dengan pelatihan kebencanaan yang dilakukan secara berkesinambungan, masyarakat akan mampu mengenali bentuk bencana, cara mencegah dan menghindari bencana, dalam upaya meminimalisir risiko bencana dan mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi masyarakat dalam penanggulangan bencana secara tepat, cepat, dan tanggap. (ali subchi)

banner 521x10

Komentar