oleh

Evakuasi Pencarian Para Korban Tanah Longsor Di Riung Gunung Cisarua Bogor Dihentikan

InilahOnline.com (Bogor) – Setelah sekian hari dilakukan pencarian dan evakuasi para korban bencana longsor di Riung Gunung, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, akhirnya secara resmi kegiatan evakuasi dihentikan. Hal itu dikatakan Danrem 0061/Suryakancana Kolonel Inf. Muhamad Hasan kepada wartawan, Senin (5/2/2017) kemarin

“Evakuasi dan pencarian korban dihentikan secara permanen, karena tidak menemukan tanda-tanda adanya korban maupun bangkai motor yang disebut saksi ikut terseret dan tertimbun longsor di Riung Gunung Puncak, “ katanya.

Menurutnya, semua personil tim gabungan dan peralatan yang sebelumnya digunakan untuk proses evakuasi, ditarik dari lokasi longsor setelah pihaknya melakukan pencarian, tapi tidak ditemukan adanya tanda-tanda korban. Selain itu, berbagai cara sudah dilakukan mulai menggunakan alat berat, secara manual, penyemprotan oleh petugas Pemadam Kebakaran, hingga anjing pelacak, namun tetap saja nihil.

“Menurut keterangan sopir angkot (saksi) ada 3 orang pake dua pemotor tertimbun longsor. Bisa saja saat itu dia dalam kondisi trauma atau tertekan. Kami bukan mengabaikan tapi kenyataan di lapangan tidak ditemukan,” ujar perwira menengah dengan pangkat tiga melati tersebut.

Oleh sebab itu, setelah berembug dengan kepolisian dan dinas terkait, maka akhirnya diputuskan bahwa upaya evakuasi pencarian para korban dihentikan secara permanen. Untuk itu, seluruh personil tim SAR ditarik dan peralatan juga ditarik dari lokasi longsor.

“Untuk langkah selanjutnya, penanganan longsor di Riung Gunung maupun titik lain di kawasan Puncak diserahkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Untuk pemulihan jalur tetap dilanjut hingga 9 hari kedepan. Nanti PU yang menangani itu. Kendaraan roda empat dilarang dulu melintas,” terang Hasan.

Lebih lanjut, Muhamad Hasan juga mengatakan, pihaknya mengimbau bagi pemilik usaha maupun rumah warga yang berada di bukit maupun pinggir sungai untuk waspada mengingat curah hujan di kawasan Puncak cukup tinggi dan rawan longsor.

“Kami juga mengimbau kepada warga atau pemilik warung yang berada di tebing yang sudah longsor sementara dikosongkan,” ujar dia.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Andi M. Dicky mengatakan, selain tidak adanya tanda-tanda korban, faktor lain diputuskannya penghentian pencarian karena belum ada laporan dari masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya akibat tertimbun longsor di Puncak.

“Sampai saat ini belum ada laporan kehilangan orang. SOP kita lakukan, pencarian juga ada ada batasnya,” pungkas Dicky. (Piya Hadi)

Komentar