oleh

GAKY : Peredaran Garam Beryodium di Pasar Tradisional Kendal Meningkat Drastis

INILAHONLINE.COM, KENDAL

Tim Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) Kabupaten Kendal secara intens memantau, dan menguji secara langsung keberadaan garam beryodium di sejumlah pasar-pasar tradisional di wilayah Kabupaten Kendal.

Setidaknya ada tujuh lokasi pasar tradisional yang dijadikan sample dan menjadi sasaran tim GAKY yang terdiri dari perwakilan Polres Kendal, Satpol PP, Diskominfo, Kemenag, Disperindag, Dinkes dan OPD terkait.
Sedangkan yang menjadi sasaran yakni Pasar Sukorejo, Pasar Kaliwungu, Pasar Boja, Pasar Weleri, Pasar Cepiring, Pasar Pegandon dan Pasar Kendal Kota itu menjadi sasaran monitoring tim gaky untuk menekan peredaran garam non yodium.

Koordinator Tim GAKY, Endang Jumini, mengatakan hasil pantauan di lapangan garam yang dikategorikan cukup kadar yodiumnya ada 78,38 persen, lalu untuk kategori kurang ada 4,05 persen.

“Sedangkan garam yang sama sekali tidak ada kandungan kadar yodiumnya ada sebanyak 17,57 persen,” katanya, disela-sela pemantauan sejumlah pedagang garam di pasar tradisional Weleri, Rabu (8/5/2019).

Diungkapkan, berbeda dengan sebelumnya pada tahun lalu. Dari hasil pantauan tahun 2019 ini mengalami peningkatan cukup signifikan. Sebab tahun lalu sebesar 58,46 persen kategori cukup, 15,39 persen kurang dan 26,15 persen tidak mengandung yodium.

“Jika dilihat dari angka-angka itu, bisa dikatakan bahwa pantauan terhadap beredarnya garam beryodium dipasaran mampu menekan beredarnya garam tidak mengandung yodium,”tuturnya.

Menurutnya, tim yang terdiri dari berbagai pihak ini dalam menjalankan tugasnya, tak hanya pemantauan saja dalam operasi pasar itu,. pihaknya juga memberikan arahan dan sosiliasasi pentingnya garam beryodium kepada para pedagang dan konsumen. Seperti produsen garam bermerek “MJ” yang beralamat di Desa Tempuran, Kecamatan Patean.

“Selain para pedagang di pasar-pasar tradisional, kami juga datangi produsen garam tersebut. Bahkan kami juga turut serta sekaligus memberikan arahan sosialisasi kepada mereka tentang pentingnya garam beryodium untuk kesehatan,”ujar Endang.

Kasi Kesehatan dan Gizi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal ini juga menambahkan melalui garam beryodium diharapkan masyarakat mampu mencukupi kebutuhan yodium dalam tubuhnya.

“Garam beryodium sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat hormon yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan serta kecerdasan,” imbuh Endang

(suparman)

Komentar