GTP Anti Rokok, Kampanye Lewat Ibu-ibu dalam Lomba Belanja

01/04/2018 12:00:55 Kategori: ,

INILAHONLINE.COM, BOGOR - Luar biasa, di sela-sela menanam pohon ke-172 di Kelurahan Cilendek Barat, Kota Bogor, GTP (Gerakan Tanam Pohon) besutan Heri Cahyono juga kampanye anti rokok. Ini terbukti dari lomba belanja ibu-ibu di warung tradisional yang dihelat GTP, seusai menanam pohon buah. Kaum hawa dari berbagai kalangan itu diberi bekal Rp 250 ribu per kelompok untuk belanja saja di warung tradisional, namun dilarang keras belanja rokok, produk yang bertagline rokok membunuhmu itu.

"Silakan belanja apa saja, asalkan tidak beli rokok," cetus Heri Cahyono, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor ketika membuka lomba, didampingi Ika Kartika, Minggu (1/4/2018). Puluhan kaum ibu merangsek ke warung tradisional di kawasan Cilendek Barat, penuh semangat.

Rokok memang kadang digadang, karena menjadi pemasukan negara yang sangat besar, juga digandrungi banyak orang, namun tak jarang juga dicaci, bahkan oleh pemerintah daerah melalui kebijakan anti rokok dan larangan merokok di tempat umum, angkot, dan pesawat.

Meski kebanyakan personel GTP adalah perokok, tapi kali ini mereka serius kampanye anti rokok, setidaknya melalui kaum ibu yang mengikuti lomba belanja agar pesan anti rokok disebarluaskan ke masyarakat luas, terutama keluarga dan anak-anak mereka sebagai generasi millenial.

Seperti diketahui, Indonesia 2020 memiliki bonus demografi, 65 persen dari penduduknya, sekitar 260 juta jiwa, adalah usia produktif. Bila tak ditangani serius, termasuk menghindarkan generasi muda dari bahaya merokok, negeri ini bisa terpuruk.

Belum lagi, bangsa ini dihadapkan dengan kenyataan bahwa sekitar 9 juta balita Indonesia terkena stunting, kekurangan gizi yang bisa berakibat fatal 20 tahun mendatang.

Ika menambahkan, waktu belanja dalam lomba tersebut 15 menit, tidak boleh di supermarket juga dilarang beli rokok. "Peserta lomba belanja ini dibagi dua grup. Pemenangnya yang paling banyak belanjaannya, dengan menghabiskan Rp 250 ribu," ujar mami geulis yang main sinetron 'Tukang Ojeg Pengkolan' itu. (CJ/Cheyne AM/Yunisa)