oleh

Guna Menjaga Kualitas Kelayakan Fungsi Bangunan Gedung, AskPEKTI Kabupaten Bekasi Dideklarasikan

INILAHONLIONE.COM, BEKASI

Penyelenggaraan bangunan gedung harus dilakukan secara tertib administratif dan Prosedur teknis untuk menjamin kualitas bangunan gedung, perlu dilakukan sertifikasi kelaikan fungsi secara kajian teknis. Hal itu dikatakan ketua Aliansi Konsultan Pengkaji Teknis Indonesia (AskPEKTI) Ir. M. Tahar Oesman, IAP, saat pelantikan AskPEKTI di Hotel Sakura Kota Deltamas Kabupaten Bekasi, Rabu (21/10/2020) pagi.

“Berdasarkan UU Nomor 28 Tahun 2002, PP Nomor 36 Tahun 2005, dan Permen PUPR Nomor 27 Tahun 2018, diatur bahwa SLF (Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung), merupakan sertifikat yang menyatakan kelaikan fungsi sebuah bangunan dan gedung berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan fingsi nya dilakukan oleh Pengkaji Teknis,” ungkapnya

Menurutnya, definisi dari konsultan dan pengkaji Teknis adalah orang, perseorangan atau badan usaha yang berbadan hukum, Badan yang mempunyai sertifikat kompetensi kerja kualifikasi ahli yang diberikan ranah oleh pemerintahuntuk melaksanakan pengkajian teknis atas kelaikan fungsi bangunan gedung.

“Secara faktual, ketersediaan tenaga Pengkaji Teknis masih belum memadai secara kuantitatif dan belum merata penyebarannya di Indonesia,” ucapnya

Lebih jauh Tahar menjelaskan, bahwa di dalam leiakan fungsi sebuah bangunan gedung perlu adanya kajian teknis, karena sisi lain secara kualitatif, praktek pengkajian teknis yang telah dilakukan dan berjalan saat ini masih belum memiliki standar kompetensi, standar kinerja dan standar biaya.

“Padahal kebutuhan (demand) masyarakat dunia usaha, corporate, dan sektor swasta, sangat besar ketergantungannya akan tenaga Pengkaji Teknis untuk mendukung proses penerbitan atau perpanjangan SLF, sudah sangat tinggi,” jelas Tahar Oesman.

Hal Senada juga dikatakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bekasi H. Obing Fachrudin, pihaknya mengakui bahwa pembentukan AskPEKTI tidak mudah, Sehingga pada saat terbentuknya AskPEKTI selaku pendiri dan sekaligus pembina, dirinya mengaku lega.

“Ke depan AskPEKTI ini akan menjadi asosiasi pengkaji teknis skala nasional, agar pengurusan dokumen laik fungsi tidak dipersulit pemerintah, baik tingkat nasional maupun daerah,” ujarnya.

Untuk itu, Obing mengajak beberapa pejabat daerah sebagai Dewan Pakar AskPEKTI, seperti pak Ir. H. MP Jamary Tarigan selaku Kepala Dinas PUPR, agar AskPEKTI untuk kedepannya diharapkan menjadi rumah besar untuk para konsultan dan pengkaji Teknis.

“AskPEKTI harus memberi warna dan bersinergi dengan kelelembagaan yang saling berhubungan seperti asosiasi-asosiasi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jasa Konstruksi di Kabupaten Bekasi. Kebetulan turut hadir Ketua Umum FMJK Kabupaten Bekasi, H. Yaman Edie Bair,” imbuhnya.

Menurut H. Obing, dalam kelembagaan AskPEKTI, pihaknya mengikutsertakan tokoh fenomenal penggerak pembangunan Kabupaten Bekasi bagian utara yakni, H. Zakaria. “Beliau memiliki konsep brilian menggandeng potensi masyarakat yang ada dan jejaring di tingkat nasional,” ungkapnya.

Bupati Bekasi yang diwakili Asisten Daerah (Asda) III, Abdul Rofik menyampaikan rasa bangga Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja atas terbentuknya AskPEKTI di Kabupaten Bekasi.

“Pak Bupati menitipkan rasa bangganya untuk disampaikan dalam forum ini karena AskPEKTI ini dipastikan menjadi prestasi Kabupaten Bekasi berikutnya,” jelas Abdul Rofik.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, H.M Ben Kholiq saat menyampaikan sambutannya. “Saya optimis kehadiran AskPEKTI menjadi langkah awal yang nyata untuk dapat membina dan mengembangkan profesi pengkaji teknis di Indonesia dan berkontribusi mendukung pembangunan nasional, khususnya di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Sekedar diketahu, bahwa, acara kegiatan pelantikan pengurus AskPEKTI menerapkan protokol kesehatan sangat ketat dimasa pendemi Covid-19. Hadir dalam kegiatan terebut sejumlah tamu undangan, diantaranya Ketua SMSI perwakilan Bekasi Raya (Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi), Doni Ardon, ketua KADIN H. Obing Fachrudin,

Selain itu juga trurt hadir, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H.M Ben Holik, Asda 3 Kabupaten Bekai Abdul Rofik, Kepala Dinas PUPR, Ir. H. MP Jamary Tarigan, Prof. DR. Ir. Suprapto, MSc. FPE.APU, Ir. Sofyan Muhammad Nasir dan pengurus AskPEKTI lainnya. (Don/PH)

Komentar