Guru Merdeka Profesional Kunjungi Graha Wartawan PWI Kabupaten Bogor

Tak Berkategori315 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Pengurus Pusat (PP) Guru Merdeka Profesional (GM PRO) melakukan kunjungan kerja (Kunker) perdananya ke Kantor Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, bertempat di Gedung Graha Wartawan, Jl. Tegar Beriman, Kelurahan Sukahati, Cibinong, pada Selasa (1/8/23).

Ketua PWI Kabupaten Bogor, Subagio mengapresiasi atas adanya kunjungan dari GM PRO untuk kali pertamanya beraudiensi dengan jajaran pengurus PWI Kabupaten Bogor. “Kunjungan GM PRO ini dimaksudkan untuk sharaing dan berdiskusi terkait dunia pendidikan. Khusunya di wilayah Kabupaten Bogor,” ujarnya

Menurut Subagio, GM PRO dibawah kepemimpinan Anto Putrawan, diminta untuk bisa lebih meningkatkan kualitas dalam mengajar kepada anak didiknya di sekolah. “Minimal guru yang tergabung dalam GM PRO ini harus ada kompetensi,” tandasnya.

Lebih lanjut Subagio mengatakan, misalnya seorang guru yang memegang salah satu mata pelajaran, maka juga harus bisa menerapkan ke anak didiknya tersebut minimal di angka 70 persen. “Jika para guru yang tergabung dalam GM PRO diharapkan juga terdapat adanya peningkatkan kualitas, baik itu secara moral maupun sosial yang berdampak kepada para anak didik dimasing-masing sekolah,” tambahnya.

Pasalnya, dengan perlunya adanya peningkatan kualitas bagi para guru sebagai tenaga pendidik, maka salah satu problema mengenai tawuran pelajar yang terjadi akhir-akhir ini, diharapkan meminimalisir akis tawuran tersebut. “Saya harapkan kedepannya, GM PRO ini dapat mendidik secara moral maupun sosial kepada anak didiknya, jangan sampai ngikutin hal-hal yang negatif yang terjadi sekarang ini,” harap Subagio

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) pengurus pusat GM Pro Anto Putrawan mengatakan, kunker pertamanya yang ia lakoni ke organisasi keprofesian kewartawanan yaitu PWI Kabupaten Bogor ini, dimaksudkan sebagai ajang bersilaturahmi dan berkoordinasi kepada para jurnalis yang biasa bertugas meliput diwilayah Bogor.

“Kebetulan GM PRO ini memang umurnya belum genap sebulan, atau berdiri sejak 8 Juli 2023. Alhamdulillah pada hari ini, kami dari pengurus pusat GM PRO bisa melakukan audiensi perdana dengan PWI Kabupaten Bogor. Harapan kedepannya, melalui koordinasi dengan PWI pada hari in, bisa terus terjalin karena memang GM PRO ini merupakan sebuah organisasi yang tidak akan besar tanpa adanya dukungan dari media,” ungkap Anto Putrawan.

Diakuinya, PWI yang merupakan wadah terbesar bagi profesi kewartawanan dan tertua di Republik Indonesia. “Makanya kami, menjadwalkan audiensi perdananya ke PWI, Karena kami memang sangat butuh dukungan dan masukan dari teman-teman wartawan yang tergabung dalam PWI Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Anto Putrawan juga menjelaskan, perbedaan dari organisasi keprofesian bagi guru yang telah saat ini ada yaitu Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan organisasi GM PRO yakni, bahwa PGRI yang selama ini hanya berfokus dalam menangani persoalan-persoalan guru yang telah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara, untuk GM PRO ini, lebih kepada mengurusi permasalahan para guru swasta, guru honorer dan para guru madrasah.

“Kami GM PRO bakal menawarkan empat (4) tujuan dasar bagi para guru yang akan bergabung dengan GM PRO. Diantaranya, memberikan advokasi atau perlindungan hukum kepada para guru yang tengah berkonflik dalam suatu persoalan di tempatnya mengajar, point keduanya yaitu GM Pro akan mengajak para anggotanya untuk sama-sama mencari sumber kesejahteraan lainnya, karena diketahui bersama bahwa kesejahteraan guru swasta, honorer maupun guru madrasah saat ini masih dibawah standar kelayakan dari segi kesejahteraannya.

“Ketiganya, kami akan mengajak guru-guru ini untuk melek digital, karena banyak guru di tiga kategori yang saya sebutkan tadi masih sangat banyak jauh kata dari melek digitalisasi. Untuk itu, kami akan mencoba untuk mencari solusi bagaimana caranya agar teman-teman guru yang tergabung di GM PRO itu bisa melek teknologi agar saat kegiatan belajar mengajar (KBM) disekolah masing-masing setidaknya dapat memanfaatkan teknologi yang disediakan oleh sekolahnya masing-masing,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, terhitung sejak dibentuknya organisasi keprofesian guru swasta tersebut, GM PRO sendiri kini telah bekerja sama dengan PT. Gasantech asal negeri Jiran Malaysia untuk pembuatan aplikasi kegiatan belajar mengajar oleh guru kepada para muridnya saat di sekolah.

“Meski baru terbentuk belum genap satu bulan, akan tetapi GM PRO saat ini sudah memilik anggota sebanyak 1.200 guru swasta, madrasah maupun honorer yang telah bergabung di organisasi Guru Merdeka Profesional tersebut. Kita itu sudah beranggotakan sebanyak 1200 guru. Dari total guru madrasah, honorer dan swasta kita prediksi sekitar kurang lebih 15 ribu orang guru di wilayah Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Namun demikian menurut Anto Ptrawan, untuk GM PRO ini rencananya akan dilakukan pelantikan pengurus GM PRO tingkat daerah di Kabupaten Cirebon dan Sukabumi. Adapun kepengurusan untuk tingkat provinsi yang bakal lakukan pelantikan di wilayah provinsi Sumatera Barat dan Sulawesi Utara yang sudah ada pengurusan namun belum dilakukan pelantikan.

“Untuk pengurus pusat GM PRO juga sudah ada di Kabupaten Bogor yang diketahui saya sendiri Anto Putrawan dan sekretaris, yakni Asep Indra Setia Purwana,” pungkasnya. (Ian Budi Lukito)

banner 521x10

Komentar