oleh

Haru Saat Bupati Zaenal Arifin Melepas Putranya Masuk SMA TN

INILAHONLINE.COM, MAGELANG

Pemandangan haru, saat Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP bersama isterinya Christanti Handayani Zaenal Arifin, berpelukan dan bertatap kepala, kerika melepas puteranya Muhammad Dzikra Raya Arifin, menjadi salah satu siswa SMA Taruna (SMA TN) Nusantara angkatan 30, tahun pelajaran 2019/2020, berlangsung di Gedung Balairung Pancasila, kompleks SMA TN Magelang, Minggu (14/7).

“Saya tidak bisa berkata-kata lagi. Saya sangat terharu mendengar lagu ‘song-song masa depan’ tadi. Karena cita-cita anak sekarang ini, bukanlah cita-cita bagi dirinya sendiri, melainkan untuk menjaga bangsa dan negaranya,” ungkap Zaenal Arifin, sambil meneteskan air mata bangga kepada putra pertamanya tersebut.

Senada diungkapkan isteri Bupati Magelang, Christanti Handayani Zaenal Arifin, dirinya sangat bangga atas keberhasilan putranya sehingga bisa mengikuti pendidikan terbaik di SMA Taruna Nusantara tersebut. “Tentu kami sebagai orang tua sangat bangga. Namun demikian, saya berpesan agar Mas Dzikra dapat belajar dengan tekun supaya nantinya dapat berguna bagi bangsa dan negara ini,” ujar Tanti, sambil memeluk erat putra sulungnya tersebut.

Senentara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) RI, yang diwakili oleh, Ketua YKPP SMA Taruna Nusantara, Mayjen TNI (Purn), Bambang Hermanto, dalam amanatnya mengatakan bahwa, hari ini sejumlah 423 siswa SMA Taruna Nusantara angkatan ke-30 telah berbaris rapi untuk melaksanakan upacara pembukaan pendidikan.

“Atas nama keluarga besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat kepada orang tua siswa dan para siswa angkatan ke-30, yang diterima menjadi siswa SMA Taruna Nusantara setelah menjalani rangkaian proses seleksi yang sangat ketat dan tidak mudah,” ungkap Bambang.

Para siswa saat ini, lanjut Bambang, kalian merupakan bagian dari visi dan misi luhur SMA TN. Kalian akan disiapkan sebagai calon kader pemimpin berkualitas yang memiliki integritas tinggi. Di lembaga ini, siswa selama tiga tahun kedepan akan didik, ditempa, dan dibangun menjadi pribadi-pribadi yang memiliki keunggulan komparatif, kompetitif, dan dididik dalam aspek karakter, dan akademi. “Ikutilah seluruh proses pendidikan ini dengan penuh rasa tanggung jawab, semangat, dan disiplin yang tinggi,” tegas Bambang.

(Ali Subchi)

Komentar