oleh

Hati-Hati Februari 2020, E-Tilang untuk Sepeda Motor di Jakarta Bakal Diberlakukan

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mulai 1 Februari akan berlakukan uji coba tilang elektronik atau E-TLE terhadap kendaraan sepeda motor. Uji coba ini rencananya berjalan kurang dari sepekan saja.

“Uji coba enggak lama. Paling 3 hari sampai seminggu, kalau oke langsung kami tilang,” ujar Kabid Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Fahri Siregar, Rabu (22/1/2020).

Fahri menerangkan penerapan E-TLE terhadap kendaraan roda dua ini akan berlangsung di Jalan Sudirman – Thamrin dan koridor 6 Transjakarta, yaitu Ragunan – Dukuh Atas. Jenis kamera yang digunakan pun merupakan kamera E-TLE yang saat ini sudah beroperasi.

“Ada 57 (kamera E-TLE) di ruas Sudirman – Thamrin, kami tingkatkan untuk penindakan sepeda motor plus 2 kamera yang di jalur Transjakarta,” jelas Fahri.

Kamera tilang elektronik ini akan merekam sepeda motor berplat B saja yang melakukan pelanggaran seperti rambu lalu lintas, tidak memakai helm, hingga pelanggaran marka jalan.

Kamera E-TLE pertama kali dioperasikan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya pada 1 November 2018 dengan menyasar kendaraan mobil. Hingga November 2019, E-TLE telah menangkap pelanggaran sebanyak 54.074 kali.

Sebanyak 25.459 pelanggar telah melakukan konfirmasi dan pembayaran denda tilang. Serta 28.615 pelanggar yang diblokir kendaraannya. Tilang elektronik atau disingkat E-TLE juga diklaim mampu menurunkan jumlah pelanggar lalu lintas hingga 27 persen. Semakin banyak kamera yang dipasang akan bisa mendorong pengguna jalan lebih tertib dalam berkendara.

Bekasi Bakal Terapkan Tilang Elektronik

Sama halnya Polda Metro, Polres Metro Bekasi juga akan menerapkan tilang elektonik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di ruas jalan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan penerapan tilang elektronik akan segera diberlakukan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, sarana kamera telah memadai yang dimiliki oleh Pemkab Bekasi.

Nantinya, pelanggar yang terekam akan difoto melalui CCTV, bahkan pelanggar langsung dikirimkan bukti pelanggarannya melalui surat elektronik ataupun telepon selulernya.

Penerapan tilang elektronik ini dimaksudkan agar pengendara lebih tertib dan menekan angka kecelakaan.

Maka dari itu, Hendra optimis tilang elektronik dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Tidak dijelaskan kapan mulai diberlakukan tilang elektronik, namun Hendra mengatakan tilang elektronik baru rencana akan diberlakukan di 3 titik.

Diketahui, angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bekasi pada 2019 meningkat tajam dibanding tahun 2018. Tahun 2018, tercatat angka kecelakaan mencapai 675 dan meningkat 16,25 persen atau 806 kasus kecelakaan di 2019.

(Rio Sandiputra)

Komentar