oleh

Kemenaker Terbitkan Sertifikat 250.000 Sertifikat Kompetensi Kelulusan BBPLK Seluruh Indonesia

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) hingga saat ini telah menerbitkan sertifikat sebanyak 250.000 orang di wilayah seluruh Indonesia tahun 2018. Hal ini mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya hanya 150.000 sertifikat.

”Kali ini telah memberikan 1.000 sertifikat kompetensi kepada lulusan Balai Besar Pelatihan Latihan Kerja (BBPLK) di Jateng, untuk memberikan nilai tambah dalam upaya mencari pekerjaan,”kata MenteriKetenagakerjaan Hanif Dhakiri usai membagikan 1.000 sertifikat di BBPLK di Semarang, Selasa (13/11/2018)

Menurutnya, pembagian sertifikat dirasa sangat penting, mengingat perusahaan akan semakin percaya dengan kompetensi pelamar yang memegang sertifikat kompetisi itu.

”Kami membagikan sertifikat kepada lulusan BBPLK di Jateng yang diharapkan setelah para lulusan pemegang sertifikat akan memudahkan langkah mereka dalam memperoleh pekerjaan,”ujarnya.

Dia menuturkan, untuk target penerbitan sertifikat, Kemenaker akan menebitkan sebanyak mungkin sesuai kebutuhan. Bahkan, Kemenaker akan terus melakukan percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja sebagai langkah peningkatan SDM. Selain para pekerja juga dituntut melakukan inovasi agar tidak ketinggalan jaman.

”Para lulusan terus kami dorong untuk meningkatkan kompetensi. Ini dirasa penting karena, di era Industri 4.0 inovasi sangat diperlukan untuk selalu bersaing,”tuturnya.

Menurutnya, jumlah angkatan kerja secara nasional saat ini mencapai 131 juta jiwa dan untuk angkatan kerja masih didominasi lulusan SD dan SMP dengan presentase 58%. Namun ke depan 85% tenaga kerja akan menggunakan soft skill, karena di era modern soft skill merupakan sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi dalam melakukan inovasi.

”Selama ini angakatan kerja masih didominasi oleh lulusan SD dan SMP dengan angka 58%,”ujarnya.

Ia menambahkan, Lulusan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama juga masih mendominasi angkatan kerja di semua bidang. Namun Tingkat partisipasi angkatan kerja naik, berdasarkan data Per Agustus 2018 menjadi 67,26% atau bertambah dibandingkan tahun lalu hanya 66,67%.

”Peningkatan itu, juga diiringi dengan turunnya tingkat pengangguran menjadi 5,34% dan kenaikan jumlah angkatan kerja yang bekerja menjadi 124,01 juta orang.”

Hanif mengatakan dengan sertifikasi kompetensi dan soft skill di pelatihan kerja Balai Besar Pelatihan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang, bisa memberi bekal pada para peserta khususnya yang hanya lulusan SD dan SMP dengan berbagai keahlian dan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja.

”Diharapkan dengan adanya sertidikat dan bekal pelatihan yang didapat, setidaknya bisa membantu mempermudah mendapatkan pekerjaan,”ujarnya.

(Suparman)

Komentar

News Feed