oleh

Kesenian Genye dan Belok Purwakarta Meriahkan Puncak Hari Jadi Bogor ke-537

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Kabupaten Purwakarta merupakan salah daerah yang turut memeriahkan Helaran Seni Budaya Nusantara tahun 2019. Pada Helaran kali ini, Kabupaten Purwakarta mengirimkan perwakilannya dari sanggar Leuweung Seni dengan menampilkan helaran kesenian Genye dan Belok.
Pimpinan sanggar Leuweung Seni, Yusran Kamal menuturkan, tahun ini sanggarnya mewakili Kabupaten Purwakarta hadir di acara Helaran Seni Budaya Nusantara dengan menampilkan kesenian Genye.

“Kesenian ini hasil kreativitas seniman Purwakarta yang diciptakan 10 tahun yang lalu,” katanya usai mengikuti pawai di jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Minggu (30/06/2019).

Genye adalah sebuah gerakan kebersihan yang artinya simbol-simbol kebersihan terdapat di kesenian ini. Jika dilihat secara fisik media yang digunakan di kesenian ini kebanyakan berbentuk sapu lidi.

“Artinya bahwa kita dalam berkehidupan bisa membersihkan lahir dan batin yang disimbolkan dengan lidi. Lidi ini seperti kita tahu merupakan sebuah alat yang sering digunakan untuk membersihkan,” jelasnya.

Yusran menyebutkan, kesenian Genye sudah tampil di berbagai event bahkan pernah meraih predikat juara nasional. Di Kota Bogor, Genye sudah pernah tampil sebanyak 3 kali. Termasuk pada Helaran tahun ini dimana sanggarnya melibatkan kurang lebih 40 orang.

Selain menampilkan kesenian Genye, sanggar Leuweung Seni juga menampilkan kesenian Belok. Belok adalah kesenian Kabupaten Purwakarta yang mempunyai simbol pengrajin keramik di Plered. Anak-anak sejak dini sudah bergelut dengan tanah.

“Belok ini mencerminkan produk khusus Purwakarta yaitu keramik. Sekarang kami membawa rombongan sebanyak 10 orang. Biasanya sih kami membawa 10-20 orang,” kata Yusran.

(Periksa Ginting)

Komentar