Ketua MPR RI Apresiasi Kolaborasi Lintas Agama Dukung Pelestarian Hutan Tropis Indonesia

27/10/2018 11:07:24 Kategori: ,

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta masyarakat Indonesia untuk melindungi hutan tropis sebagai kekayaan bangsa yang harus dijaga kelestariannya. Selain berperan sebagai penyeimbang alam dan ekosistem nasional, hutan Indonesia juga berperan sebagai paru-paru dunia.

"Kami MPR memberikan apresiasi tinggi dan mendukung penuh upaya-upaya elemen masyarakat dalam pelestarian dan perlindungan hutan tropis Indonesia,” kata Zulkifli Hasan, dalam acara Peluncuran Prakarsa Lintas Agama Untuk Perlindungan Hutan Tropis di Indonesia, di Kompleks Gedung MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Acara Peluncuran Prakarsa Lintas Agama untuk Perlindungan Hutan Tropis di Indonesia ditandai dengan pembacaan deklarasi bersama ‘Kolaborasi Lintas Agama Mendukung Pelestarian Hutan Tropis Indonesia’ dan secara simbolik diadakan penanaman bibit-bibit pohon khas Indonesia di area Peace Park.

“Berkumpulnya dari berbagai agama di acara ini mempunyai satu misi untuk pelestarian hutan Indonesia. Dan ini merupakan potret implementasi Pancasila dan kebhinnekaan Indonesia yang melupakan perbedaan demi satu tujuan yang mulia,” ujar Ketua MPR RI.

Berbicara soal menjaga persatuan bangsa, Zulkifli mengatakan bahwa menjaga persatuan bangsa adalah tugas dan peran semua anak bangsa. MPR sendiri sesuai dengan tugasnya turut mensosialisasikan UU akan pentingnya menjaga persatuan, kebersamaan, saling menghormati dan menghargai sebagai landasan kokoh Indonesia merdeka.

Program tersebut merupakan kerja sama antara MPR RI, Kementerian Lingkungan Hidup RI, Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) dan Indonesia Bergerak Selamatkan Bumi (Siaga Bumi).

Dalam acara tersebut selain dihadiri Ketua MPR RI, juga dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPD RI Akhmad Muqowam, Tokoh Muhammadiyah dan Ketua Inter-Religious Council (IRC) Indonesia Din Syamsuddin, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi), Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) serta para mahasiswa dan masyarakat umum lintas agama se Jabodetabek juga perwakilan negara sahabat.

(Mohammad Iqbal)