INILAHONLINE.COM (DEMAK)
Sebanyak 12.000 pelajar SMP di seluruh Kabupaten Demak mengikuti tahtimul Quran berserta terjemahannya, yang digelar di Alun-Alun Simpang Enam Kota Wali itu, Jumat (26/10). Kegiatan itu, sekaligus mampu memecahkan rekor Lomba Mata Pelajaran Seni Islami (MAPSI) terbanyak tingkat SMP se-Jateng dan masuk rekor MURI.
Lomba MAPSI ke-VIII tingkat SMP se-Jawa Tengah digelar, sebagai upaya untuk memecahkan rekor MURI untuk kategori tahtimul Quran berikut terjemahannya dengan peserta terbanyak.
Kepala Dinas Pendisikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Drs H Anjar Gunadi MPd mengatakan Demak menjadi tuan rumah MAPSI tingkat Jateng untuk pertama, sehingga berbagai upaya disiapkan agar agenda tahunan itu dapat lancar dan sukses.
Menurutnya, penyelenggaraan tahtimul Quran dengan peserta hingga 12.000 lebih pelajar SMP itu juga sebagai implementasi program unggulan Bupati Demak HM Natsir yang mencangkan ‘Maghrib Matikan TV, Ayo Mengaji’.
”Untuk ikut mensukseskan progam itu, materi kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah di Kabupaten Demak adalah BTQ atau baca tulis Quran. Bahkan sebagai penghargaan, sekolah memberikan piagam bagi murid yang berhasil katam atau selesai membaca Quran,”ujarnya yang juga sebagai Sekretatis Penyelenggara Lomba MAPSI ke-VIII tingkat SMP se-Jateng itu.
Sementara lomba MAPSI yang digelar selama dua hari itu mulai 26 hingga 28 Oktober 2018 diikuti sebanyak 1.361 peserta dari 35 kabupaten/kota se-Jateng denga materi Tilawah MTQ putera – puteri yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Demak.
(Suparman)





























































Komentar